PPSDM Migas Teken Kontrak Jangka Panjang dengan Pertamina Hulu Rokan

user
nugroho 15 Agustus 2022, 10:25 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Alih kelola pengelolaan wilayah kerja Rokan dari PT Chevron Pacific Indonesia ke Pertamina Hulu Rokan merupakan salah satu tonggak sejarah industri hulu migas di Indonesia. Keberhasilan tersebut menjadi prestasi yang sangat membanggakan bagi bangsa Indonesia dan perlu komitmen bersama antara pemerintah, BUMN maupun stakeholders lainnya untuk meneruskan dan mengembangkan keberhasilan yang telah dicapai.

Untuk itu Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) dipercaya oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) secara berkesinambungan selama empat tahun. Penandatanganan kontrak ini dilaksanakan oleh Kepala PPSDM Migas dan Vice President Human Resources PHR bertempat di Tender Room PT. Pertamina Hulu Rokan, Gedung RDTX Place, Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (10/08/22).

Waskito Tunggul Nusanto, sebagai Kepala PPSDM Migas menyatakan bahwa sebuah kehormatan karen PHR memercayakan pengembangan SDM-nya kepada PPSDM Migas.

“Suatu kehormatan bagi kami, bahwa Pertamina Hulu Rokan yang saat ini menjadi perusahaan negara paling produktif menyumbang lifting minyak bagi Pertamina maupun secara nasional, mempercayakan kami PPSDM Migas yang merupakan instansi pemerintah untuk turut andil dalam program pengembangan SDM bagi internal pegawai Pertamina Hulu Rokan,” terangnya ketika memberi sambutan pada acara ini.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa PPSDM Migas diberikan kewenangan untuk meningkatkan kualitas SDM di subsektor migas untuk dapat berkompetisi melalui mekanisme ekonomi pasar. Selain itu agar mampu meningkatkan kemampuan perusahaan mgas agar menjadi lebih kompetitif.

“Dan sebagai penutup, dalam kesempatan yang baik ini, sekali lagi saya ucapkan terima kasih kepada Bapak/ Ibu sekalian atas kepercayaannya kepada kami, PPSDM Migas, untuk turut menjadi bagian dari program pengembangan SDM Pertamina Hulu Rokan. Semoga kerja sama yang baik ini bisa berjalan dengan baik, berkesinambungan serta dapat memberikan manfaat yang baik bagi kedua belah pihak,” tutupnya pada kesempatan tersebut.

Sedangkan Fahmi Hatta, VP Human Resources PHR juga menjelaskan bahwa Pemerintah telah menetapkan target produksi minyak bumi nasional sebesar satu juta barel per hari (bopd) dan gas sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (Bscfd) di tahun 2030 sehingga PHR sebagai salah satu penghasil minyak.

“PHR yang sampai saat ini mempunyai lifting minyak terbesar akan terus berkomitmen untuk mengejar target itu. Untuk itu, kami membutuhkan support dari PPSDM Migas mengembangkan tenaga kerja PHR untuk menyukseskan target yang telah ditetapkan dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi untuk semua ruang lingkup migas di PPSDM Migas beberapa diantaranya adalah Ahli Pengendali Bor, Ahli Pengendali Perawatan Sumur, Teknisi 1 Perawatan Mekanik, Operator Pengambilan Contoh Minyak Bumi, Pengawas Operasi Produksi dan itu adalah beberapa contoh judul pelatihan dan sertifikasi pada tahun 2022 ini dan akan terus berlanjut sampai tahun 2024,” ungkapnya.(adv/suko)

Kredit

Bagikan