Wabup Budi Irawanto Resmikan Ponpes Mayang Madu Padangan

user
samian 12 Agustus 2022, 11:20 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Wakil Bupati (Wabup) Bojonegoro, Budi Irawanto, meresmikan Pondok Pesantren (Ponpes) Mayang Madu, Desa Ngeper, Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (11/08/2022) malam.

Peresmian Ponpes yang didirikan dan diasuh oleh K.H. Miftaqul Minan ini dihadiri langsung oleh Wabup Bojonegoro, Drs. H. Budi Irawanto M.Pd., Kepala Kemenag Bojonegoro, H. Munir, Pimpinan Ponpes Sunan Drajat Lamongan, Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur.

Ketua Pessandra (Persatuan Santri Alumni Sunan Drajat) Dr. Sulanam M.Pd., Forkopimcam Padangan, para ulama, tokoh masyarakat, serta diikuti oleh ratusan santri dan warga setempat.

Pendiri dan Pengasuh Ponpes Mayang Madu, KH. Miftaqul Minan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala hal yang telah diberikan pada ponpes.

Ponpes Mayang madu hakikatnya adalah milik semua orang Desa Ngeper. Ibarat kendaraan besar yang semua orang bisa menaiki menuju satu tujuan menggapai ridho Allah SWT.

Kyai alumni Ponpes Sunan Drajat ini memaparkan, bahwa nama "Mayang Madu" dinisbatkan pada Ki Ageng Mayang Madu. Seorang tokoh pejuang Agama Islam di daerah Jellag. Ki Ageng Mayang Madu merupakan mertua dari Sunan Drajat.

Diharapkan dari nama tersebut, Ponpes Mayang Madu belajar dan berusaha mengejawantahkan nilai nilai yang diajarkan oleh Sunan Drajat. Antara lain, Pertama, wenehana teken marang wong kang wuta, yang bermakna bersedia menularkan ilmu meskipun terbatas. Kedua, wenehana mangan marang wong kang keleson, yang artinya agar bisa menjadi  orang yang dermawan.

Wabup Budi Irawanto Resmikan Ponpes Mayang Madu Padangan Prof. Dr. K.H. Abdul Ghofur serahkan potongan tumpeng kepada pengasuh Ponpes Mayang Madu, K.H Miftaqul Minan.

Wasiat yang ketiga yaitu wenehana payung marang wong kang kudanan, yang maknanya bisa menjadi pelindung atau pengayom bagi orang yang membutuhkan. Sedangkan yang keempat, yakni wenehana sandangan marang wong kang wuda, yang artinya agar bisa menjadi pribadi yang sudi menutup aib orang lain dengan kelebihan yang dimiliki.

"Kami mohon do'a restu agar apa yang dicita-citakan ponpes Mayang Madu mendapat rldha dari Allah SWT dan dapat semakin lebih memberikan manfaat," katanya.

Sementara itu, Wabup Bojonegoro, Budi Irawanto, mewakili Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengaku, sangat mendukung Ponpes Mayang Madu dalam mencetak generasi penerus bangsa yang memahami ilmu agama Islam.

"Selamat dan sukses untuk Ponpes Mayang Madu, semoga kedepannya semakin maju dan bermanfaat," pungkas pria asli Bojonegoro ini.

Peresmian Ponpes Mayang Madu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Wabup H. Budi Irawanto, Pimpinan Ponpes Sunan Drajat K.H. Abdul Ghofur, dan Kepala Kemenag Bojonegoro, H. Munir. Dan simbolis penyerahan potongan tumpeng oleh K.H Abdul Ghofur kepada K.H Miftaqul Minan. (fin)

Kredit

Bagikan