Buruh Rokok Bojonegoro Akan Ikut Aksi di Surabaya Tolak Revisi PP 109 Tahun 2012

user
nugroho 09 Agustus 2022, 23:30 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Buruh rokok di Bojonegoro, Jawa Timur akan mengikuti aksi long march di Surabaya, Rabu (9/8/2022) besok. Salah tuntutan aksi itu, agar menghentikan penyusunan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan.

Ketua Cabang Federasi Serikat Pekerja (FSP) Rokok, Tembakau, Makanan dan Minuman (RTMM) Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Bojonegoro Anis Yulianti mengatakan, renacanya besok akan mengikuti penolakan penyusunan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012 di Surabaya.

"Besok ada 18 pengurus perwakilan yang akan berangkat ke Surabaya untuk mengikuti aksi," katanya, Selasa (9/8/2022).

Dia mengatakan, aksi yang akan digelar besok itu membawa empat tuntutan salah satunya isu lokal. Diantaranya penolakan penyusunan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 109 Tahun 2012, menolak revisi UU No 12 Tahun 2011 tentang pembentukan peraturan perundang-undangan (PPP), cabut kluster ketenagakerjaan dari UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Juga isu lokal yakni mencairkan BLT Cukai untuk pekerja buruh pabrik rokok sesuai permenkeu terutama di Bojonegoro," katanya.

Dia mengatakan, setidaknya ada ribuan massa aksi yang akan mengikuti iringan long march. Yakni mulai wilayah utara dan barat Jawa Timur diikuti aliansi buruh dari Kabupaten Bojonegoro, Lamongan dan Tuban. Wilayah Jawa Timur tengah, Kabupaten Pacitan, Madiun, Nganjuk, dan Jombang serta wilayah Selatan dari Kota/Kabupaten Malang.

"Keseluruhan buruh se-Jawa Timur yang mengikuti aksi ya ada ribuan lebih. Kalau perlu kita menginap selama empat hari menyuarakan aksi penolak UU Cipta Kerja," kata Anis.(jk)

Kredit

Bagikan