Siapkan Lulusan Kompeten, PPSDM Migas Adakan FGD dengan Perguruan Tinggi dan SMK Se-Indonesia

user
nugroho 25 Juli 2022, 09:20 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan Forum Komunikasi Penyiapan Lulusan Kompeten Melalui Sertifikasi Kompetensi Sub Sektor Migas, pada Kamis (21/7/2022), di Hotel Santika Premiere Semarang. Acara diikuti oleh perguruan tinggi maupun SMK yang bergerak di bidang migas di Indonesia.

Forum komunikas dihadiri sekaligus dibuka oleh Waskito Tunggul Nusanto, Kepala PPSDM Migas.

Dalam sambutannya, Waskito mengungkapkan bahwa saat ini Indonesia memulai berbenah diri dengan tahapan-tahapan yang positif untuk mempersiapkan kompetensi sumber daya manusia sejak dini yang diawali oleh generasi muda di tingkatan Sekolah Menengah Kejuruan dan Perguruan Tinggi. Semua itu, dilakukan agar mereka mampu bersaing memenangkan dan memperebutkan kesempatan kerja yang terbuka di berbagai bidang pekerjaan dan profesi.

"Perkembangan yang sangat cepat dewasa ini menuntut kesiapan sumber daya manusia yang berkualitas yang memerlukan persiapan, diiringi dengan infrastruktur yang lebih baik dan biaya yang memadai," ujarnya.

Menurut Waskito, forum komunikasi ini dapat menjadi wadah untuk menyampaikan berbagai program yang diselenggarakan oleh PPSDM Migas dalam mendukung Penyiapan Lulusan Kompeten. Sehingga diharapkan, di forum ini dapat menemukan kendala-kendala yang dihadapi oleh Lembaga pendidikan dalam meningkatkan kompetensi lulusan untuk dalam memenuhi tuntutan dunia industri subsektor minyak dan gas bumi.

"Pelatihan dan sertifikasi kompetensi dapat dijadikan salah satu upaya peningkatan kompetensi lulusan sesuai SKKNI yang telah dipersyaratkan di industri migas. Kami harapkan peran serta dan partisipasi aktif dari saudara dapat memberikan sumbangsih ide, pendapat, maupun usulan demi kemajuan bangsa Indonesia," tutur Waskito.

Hal senada juga disampaikan oleh Agus Alexandri, selaku pembicara forum komunikasi tersebut. Ia mengungkapkan bahwa forum komunikasi tersebut adalah salah satu upaya peningkatan kompetensi lulusan yang sesuai dengan yang di persyaratkan oleh industri migas.(adv/suko)

Kredit

Bagikan