PWI Blora Gelar Orientasi Jurnalistik dan Sosialisasi UU Pers

Kamis, 05 Desember 2019, Dibaca : 240 x Editor : rozaqy

Ist
Pendidikan UU Pers dan Media yang diselenggarakan oleh PWI Blora


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Humas dilingkup instansi pemerintah maupun swasta, dan wartawan di Kabupaten Blora Jawa Tengah, mengikuti orientasi jurnalistik dan sosialisasi UU Pers yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Blora,di ruang Pertemuan Setda Blora.

Menurut Ketua Panitia, Heri Purnomo, sebanyak 90 orang peserta antusias mengikuti rangkaian acara dari pagi hingga sore hari. Dengan acara orientasi jurnaslistik dan sosialisasi UU nomor 40 tahun 1999 tentang Pers, peserta bisa memahami betul dunia jurnalistik.

Baca Lainnya :

    “Kegiatan ini, selain forum silahturahmi antar pejabat Humas, ada juga paparan regulasi media, konvergensi media, dan organisasi wartawan yang sehat,” ujarnya.Kamis (5/12/201).

    Ketua PWI Blora, Wahono, menyampaikan terima kasih atas dukungan semua pihak demi kelancaran dan suksesnya acara tersebut. 

    Baca Lainnya :

      “Kegiatan ini baru diselengarakan untuk pertama kalinya di Blora. Dan saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselengaranya kegiatan ini,” ujar Wahono.

      Dia berharap, dengan kegiatan ini nantinya humas dari berbagai instansi dan wartawan bisa menambah pemahaman tentang kode etik dan menambah ilmu di bidang jurnalistik.

      “Nantinya bisa memberikan informasi edukasi yang layak untuk dibaca kepada masyarakat," ucapnya.

      Bupati Djoko Nugroho melalui,  Asisten III Sekda Blora dr. Henny Indriyanti, menyampaikan, di era industri 4.0 ini, media sosial semakin mendominasi arus informasi. Dengan adanya kondisi tersebut, lanjut dia, tentunya memiliki pengaruh besar terhadap perilaku manusia terutama, di dunia maya.

      “ Saat ini, siapapun bisa menjadi seorang “wartawan”. Siapapun bisa dengan mudah memberikan informasi melalui media sosial. Hal ini tentu menjadikan masyarakat tidak hanya menjadi konsumen media, tapi juga bisa terlibat dalam proses pengelolaan informasi itu sendiri," kata Heny.  

      Mantan Kepala Dinas Kesehatan ini,  menjelaskan, perubahan kultur ini perlu juga diwaspadai. Sebab, tidak ada seleksi ketat terhadap informasi yang disebarkan. Sehingga potensi menyebarnya hoax pun menjadi terbuka lebar.

      “Berita-berita atau informasi yang beredar di masyarakat adalah berita yang bernilai tinggi dan tidak mengandung hoax, tentu tulisan jurnalistik tetap menjaga kondusifitas dengan baik," ujarnya.

      Dia menambahkan,  orientasi Jurnalistik dan Sosialisasi Undang-Undang Pers ini sangat penting sebagai pengetahuan kewartawanan, baik secara hukum dan kode etik jurnalistik. 

      “Mewakili Bupati Blora, kami memberikan apresiasi dan mendukung kegiatan ini," ucapnya.

      Tak hanya itu, dia juga menyampaikan terima kasih kepada pengurus dan anggota PWI Kabupaten Blora yang telah menjalankan roda organisasi kewartawanan di Kabupaten Blora.


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more