Blora Tawarkan Tiga Skema Pembiayaan Bandara Ngloram

Senin, 20 November 2017, Dibaca : 2174 x Editor : nugroho

dok/sbu
SEGERA DIAKTIFKAN : Seorang petani sedang menjemur hasil panennya di landasan Bandara Ngloram.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora – Reaktivasi Bandara Ngloram di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah terus dimatangkan. Ada tiga skema pembiayaan pengelolaan bandara tersebut yang ditawarkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora.

Kepala Bidang (Kabid) Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Dinas Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Djati Walujastono, menjelaskan tiga alternative pembiayaan pengelolaannya itu, yang pertama adalah  pemerintah pusat memberikan dukungan keahlian agar dapat dioperasikan oleh Pemerintah Daerah (Pemda) Blora.

Baca Lainnya :

    “Pemisahan antara regulator dan operator,” kata Djati kepada suarabanyuurip.com, Senin (20/11/2017). 

    Baca Juga :

    Baca Lainnya :

      Lapter Ngloram Siap Diaktifkan

      Landasannya Samai Bandara Ahmad Yani Semarang

      Pengaktifan Lapter Ngloram Butuh Rp164 Miliar

      Yang kedua, lanjut dia, bandara dibangun oleh pemerintah pusat menggunakan anggaran pendapatan dan belanjana Negara (APBN) dan kemudian diserahkan kepada Pemkab Blora. Alternatif ketiga,  pemerintah pusat membangun dan mengoperasikan, namun untuk menjadi investasi dan dapat bermanfaat, maka pemkab harus melakukan serah terima asset dan siap memberikan subsidi apabila demand (permintaan) sangat rendah dengan melakukan block seat (subsidi). 

      Namun dari ketiga alternative tersebut, menurut Djati, yang paling realistis untuk diterapkan adalah alternatif ke tiga. Yakni Pemkab Blora akan melakukan serah terima aset sekitar Bandara Ngloram, yaitu tanah yang akan dibebaskan untuk perluasan bandara.

      “Sedangkan bila demand sangat rendah maka Pemda Blora dengan stakeholder lain akan siap memberi subsidi dengan melakukan block seat,” pungkasnya.

      Untuk diketahui, pengoperasian kembali Bandara Ngloram ini selain untuk mendukung kegiatan industri migas, juga memudahkan masyarakat dari daerah sekitar Blora dalam memperoleh layanan transportasi udara.(ams)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more