Gemerlap, Rangsang Budidaya Ayam Petelur

Senin, 09 Juni 2014, Dibaca : 6146 x Editor : nugroho

totok martono
MENJANJIKAN : Usaha ayam ras petelur sangat prospek di kembangkan di desa-desa di Kabupaten Lamongan.


SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan - Untuk merangsang tumbuhnya sentra ekonomi baru di pedesaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur menggulirkan Program Gerakan Membangun Ekonomi Rakyat Lamongan Berbasis Pedesaan (Gemerlap). Dalam program ini desa diberikan stimulus bantuan untuk budidaya ayam ras petelur.

Pada pengembangan agribisnis peternak ayam ras petelur itu telah dilaksanakan di Desa Kedungkumpul, Kecamatan Sukorame dan Desa Puter, Kecamatan Kembangbahu sebanyak masing-masing 10.000 ekor di tahun 2013. Sedangkan pada tahun 2014 ini dikembangkan sebanyak 10.000 ekor ayam ras petelur di 6 desa di kecamatan Kedungpring, Modo, Sukorame, Kembangbahu, dan Mantup.

Baca Lainnya :

    Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lamongan, Sukriyah dikonfirmasi melalui Kepala Bagian Humas dan Infokom, Mohammad Zamroni mengatakan, potensi keuntungan dari beternak ayam ras petelur ini cukup tinggi. Estimasinya, dari setiap 10 ribu ekor ayam ras petelur bisa menghasilkan 75 persen telur atau sebanyak 7.500 ribu butir.

    Sementara jika rata-rata 1 kilogram telur berisi 16 butir, lanjut Zamroni, maka dari setiap 10 ribu ayam ras peterlur bisa menghasilkan sekira 468 kilogram telur. Saat ini, harga terkahir sesuai pantauan Dinas Koperasi dan Industri Perdagangan (Diskopindag) di Pasar Sidoharjo, kata dia, mencapai Rp 18.000 perkilogram.

    Baca Lainnya :

      “Harga itu bukan harga pembelian di tingkat petani,” tegas Zamroni.

      Salah satu peternak di Desa Tlanak, Muyar mengatakan, prospek budidaya ayam ras petelur cukup prospektif.  “Hasilnya lumayan mas.Perhari rata-rata bisa mendapatkan penghasilan Rp 150 ribu,” ujar peternak yang memiliki 500 ekor ayam ras petelur ini.

      Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kedungpring, Hersad mengaku, perkembangan budidaya ayam ras petelur di wilayahnya cukup bagus.

       

      “Masyarakat mendapatkan penghasilan tambahan selain bertani.Kecamatan Kedungpring sendiri merupakan salah satu lumbung pangan Kabupaten Lamongan,” urainya.(tok)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more