Ini 6 Klaster Penularan Corona di Bojonegoro

Kamis, 06 Agustus 2020, Dibaca : 714 x Editor : nugroho

Ist
TALK SHOW : Kapolres AKBP. M Budi Hendrawan bersama Juru Bicara Gugus Tugas Masirin dan FRB bicara tentang hadapi new normal.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menemukan enam klaster penularan virus corona di wilayahnya.

Keenam klaster dari hasil tracing (pelacakan) adalah Tenaga Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) Sukolilo Surabaya, pasar, perjalanan luar kota, aparatur sipil negara (ASN), ibu hamil, dan pekerja migas. 

Baca Lainnya :

    Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro, Masirin menyampaikan, untuk klaster ASN sudah dilakukan rapid test beberapa hari lalu. Hasilnya 8 reaktif dari 248  yang mengikuti rapid test.

    "8 orang saat ini sudah diisolasi di Tirta Wana Dander," ujarnya saat Talk Show dalam mengahadapi adaptasi kebiasaan baru bersama Kapolres AKBP. M Budi Hendrawan dan Forum Radio Bojonegoro (FRB) di Radio Malowopati Jalan AKBP Soeroko Bojonegoro, Rabu (5/8/2020).

    Baca Lainnya :

      Dijelaskan, upaya Pemkab Bojonegoro dalam  penangan pandemi Covid-19 sudah sangat maksimal. Mulai dari penyemprotan disinfektan, pembagian masker serta Sweeping setiap malam di warung-warung, dan melakukan rapid test massal. 

      "Seperti hari ini kami bersama Dinas Kesehatan secara bergilir melakukan rapid test di 19 organisasi perangkat daerah atau OPD," tegasnya. 

      Selain itu Pemkab juga memfasilitasi rapid test secara gratis bagi warga yang membutuhkan. Sampai bulan Juli ini sebanyak 2.303 orang melakukan rapid test. Rinciannya, 1.600 lulusan SMA yang mau melnjutkan kuliah di luar Bojonegoro, 267 sntri yang mau kembali ke pondok, 292 bagi pekerja dan 137 mahasiswa.

      "Bagi masyarakat yang membutuhkan surat keterangan rapid test pemkab masih melayani, langsung datang saja ke labolatorium Daerah Bojonegoro di Jalan Ahmad Yani," pungkasnya.

      Kapolres Bojonegoro, AKBP. M Budi Hendarawan mengingatkan meski sekarang ini pandemi Covid-19 telah melawati masa puncak, namun masyarakat diminta jangan lengah.

      "Tetap terapkan protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak, tidak bergerombol dan sering-sering cuci tangan," pesannya. 

      Data perkembangan Covid-19, Rabu (5/8/2020), terdapat empat kasus baru  terkonfirmasi positif covid-19. Selain itu 1 orang positif covid-19 dinyatakan sembuh.

      Penambahan baru 4 orang di Kecamatan Baureno 1 orang dan Kecamatan Bojonegoro 3 orang. Sedangkan satu kasus konfirmasi positif hari ini dinyatakan sembuh di Kecamatan Sekar.

      Sehingga saat ini, kasus konfirmasi positif sebanyak 25 orang. Konfirmasi positif kumulatif sebanyak 255 orang, meliputi aktif (dirawat) 27 orang, sembuh 200 orang dan meninggal dunia 28 orang. Sedangkan kasus suspect sebanyak 15 orang.(suko) 



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more