Jalan Kawasan Taman Seribu Lampu Berlubang Ancam Keselamatan

Selasa, 25 Februari 2020, Dibaca : 243 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
Kerja bhakti pengurugan jalan berlubang di kawasan taman Seribu Lampu, dipimpin langsung oleh Camat Cepu, Luluk Kusuma Agung Ari


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Jalan di kawasan Taman Seribu Lampu (TSL) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, kondisinya memprihatinkan. Badan jalan banyak berlubang sehingga membahayakan keselematan pengguna jalan.

Kondisi tersebut terjadi di ruas jalan sepanjang jalan Ronggolawe hingga kawasan TSL. Sudah banyak laporan dari masyarakat yang masuk di Kantor Kecamatan Cepu. 

Baca Lainnya :

    "Mereka rata-rata mengeluhkan kondisi jalan yang rusak,” ujar Camat Cepu Luluk Kusuma Agung Ariadi, Selasa (25/2/2020). 

    Menurutnya, tidak hanya kerusakan jalan yang menjadi keluhan. Namun beberapa kecelakaan akibat jalan rusak di wilayah setempat. 

    Baca Lainnya :

      “Senin kemarin kami ajak pengusaha di Cepu untuk Swadaya. Pengerjaan kami lakukan secara kerja bakti. Koramil, Polsek Cepu, Perwakilan DPUPR, PMI, Pegawai di lingkungan Kecamatan Cepu,” ujar Camat Cepu.  

      Perbaikan jalan dilakukan menggunakan peralatan manual. Mulai dari pemerataan maupun pemadatan.  

      “Untuk antisipasi supaya tidak ada lagi korban berjatuhan,” ucap Luluk. 

      Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), Sam Gauatama Karnajaya, menyampaikan, jika tidak ada perbaikan jalan di kawasan taman seribu lampu.

      "Hanya pemeliharaan. Jadi belum tuntas,” ujarnya.  

      Rusaknya jalan di kawasan Taman Seribu Lampu mendapat sorotan pemerhati perkotaan, Karsilo. Menurutnya, gemerlapnya ikon wisata di Cepu itu tidak sebanding dengan kondisi infrastruktur.  

      “Sangat terlihat kontras. Harusnya jalannya dulu diperbaiki. Yang penting Cepu itu bersih, Indah tertata rapi dan nyaman,” ujar pria yang juga aktivis hijau ini. (ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more