Jamur Tiram Lima Dua KT Pasok Pasar Tradisional

Kamis, 19 Februari 2015, Dibaca : 1295 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Budidaya jamur tiram yang dirintis Koperasi Lima Dua Kaliglonggong - Templokorejo (Lima Dua KT) Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mulai dirasakan hasilnya. Mereka mengaku terus kebanjiran order.

Toni, salah satu petani jamur tiram mengatakan, terhitung mulai kemarin jamur tiram produksinya mulai dipasok ke sejumlah pedagang di pasar tradisional Desa Gayam.  "Ada permintaan dari pedagang," kata dia kepada suarabanyuurip.com, Kamis (19/2/2015).

Baca Lainnya :

    Dia menjelaskan, sebelumnya hanya melayani pembeli sekitar Dusun Templokorejo, Desa Gayam saja. Namun belakangan permintaan juga datang dari luar Dusun Templokorejo. Terlebih jumlah produksi jamur juga mulai meningkat. Saat ini jamur tiram dapat mencapai 30 kilogram per hari.

    "Harga per kilonya Rp.20 ribu," ucapnya.

    Baca Lainnya :

      Keberadaan budi daya jamur tiram di desa sekitar lokasi proyek Lapangan Banyuurip ini juga menyita perhatian dari kalangan luar. Dia mengaku kerap dikunjungi warga dari luar daerah Bojonegoro.

      "Malah yang kemarin dari Brunei, mereka tertarik ingin tahu prosesnya,"ujarnya.

      Meski terlihat mulai berkembang, dia tidak ingin besar kepala. Menurut dia, budi daya jamur tiram ini masih sebatas percontohan bentuk wirausaha warga sekitar proyek Lapangan Banyuurip. Diharapkan, untuk kedepan warga tidak banyak menggantungkan ke proyek industri migas.

      Sebagaimana diketahui, budi daya jamur tiram tersebut merupakan bentuk binaan bersama antara ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) dan Lima 2B.(roz)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more