JOB P-PEJ Berikan Ganti Rugi Rp300 Juta

Akibat Bau Busuk Pad A Sukowati

Sabtu, 06 Februari 2016, Dibaca : 915 x Editor : samian

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Setelah melalui debat dan negosiasi yang panjang dan alot, akhirnya Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) dan Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ) akan memberikan ganti rugi sebesar Rp300 juta bagi warga desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar, mengatakan, pemberian ganti rugi tersebut berupa barang atau sembako senilai Rp300 juta untuk seluruh desa.

Baca Lainnya :

    "Dan juga ada beberapa program kemasyarakatan melalui CSR," ujarnya, Sabtu (6/2/2016).

    Kepala Desa Sambiroto, Sudjono, mengatakan, dari tuntutan warga senilai Rp1,240 miliar akhirnya hanya mendapatkan Rp300 juta saja. Ganti rugi berupa barang atau sembako akan diberikan selama tiga hari terhitung sejak warga mengalami insiden serangan H2S pada Minggu (31/1/2016) hingga Selasa (2/2/2016) kemarin.

    Baca Lainnya :

      "Desa akan membentuk tim untuk memverifikasi berapa kepala keluarga (KK) yang berhak mendapatkan dari total keseluruhan 2.067 KK," ujarnya.

      Sedang untuk pembagian ganti rugi tersebut, pihak JOB P-PEJ masih akan melakukan pembahasan lebih lanjut. Meski begitu, diharapkan tidak terlalu lama supaya tidak terjadi aksi lagi.

      "Sebenarnya masih ada yang tidak setuju, tapi karena aturannya begitu semaksimal mungkin kita sampaikan dengan baik kepada warga," tandasnya.

      Sebelumnya, ratusan warga ring 1 Lapangan Sukowati, Blok Tuban, di Desa Sambiroto, Kecamatan Kapas, melakukan aksi protes kepada JOB P-PEJ. Pasalnya, akibat kegiatan walk over yang dilakukan terdapat gas H2S yang meracuni 14 orang hingga dilarikan ke rumah sakit.

      Merasa dirugikan, warga meminta kompensasi atau ganti rugi berupa uang tunai namun tidak terealisasikan. (Rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more