Konsumsi BBM di Jatim Meningkat

Kamis, 24 September 2020, Dibaca : 139 x Editor : teguh

Suarabanyuurip.com/ist
Operator SPBU jajaran Pertamina menerapkan protokol kesehatan wajib menggunakan masker saat melayani konsumen.


SuaraBanyuurip.com - Teguh Budi Utomo

Surabaya - Pemberlakuan adaptasi kebiasaan baru yang diikuti menggeliatnya kegiatan perekonomian warga di tengah Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), ternyata menaikkan jumlah konsumsi BBM dan LPG di wilayah Jatim. Kondisi ini berbeda dengan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diterapkan beberapa daerah pada lima bulan lalu. 

Menurut catatan PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) V Jatimbalinus, adanya tren kenaikan konsumsi BBM dan LPG di wilayah Jatim. Mendekati akhir September, terjadi kenaikan konsumsi BBM jenis Gasoline (Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo) sebesar 18 persen, dan BBM jenis Gasoil (Solar, Biosolar, Dexlite, Pertamina Dex) sebesar 60 persen. Kondisi itu jika dibandingkan dengan bulan Mei 2020 ketika beberapa daerah memberlakukan PSBB.

Baca Lainnya :

    Unit Manager Communication, Relations, & CSR MOR V Jatimbalinus, Rustam Aji mengatakan, kenaikan konsumsi ini dikarenakan mulai diberlakukannya adaptasi kebiasaan baru dengan protokol kesehatan. “Dibukanya kembali kegiatan perekonomian dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19, menjadi salah satu faktor kenaikan konsumsi BBM saat ini,” ujar  Rustam Aji dalam pers rilis yang diterima Suarabanyuurip.com, Kamis (24/9/2020) malam.

    Pada bulan Mei 2020, rata-rata konsumsi harian BBM jenis Gasoline sebesar 9.700 KL/hari, dan Gasoil sebesar 3.800 KL/hari. Sedangkan pada bulan September ini, rata-rata harian penyaluran BBM di Jawa Timur naik menjadi 11.500 KL/hari untuk Gasoline dan 6.100 KL/hari untuk Gasoil.

    Baca Lainnya :

      Kenaikan konsumsi juga terjadi pada LPG (LPG PSO dan NPSO) di wilayah Jatim. Tercatat mendekati pamungkas bulan September ini konsumsi rata-rata harian sebesar 3.600 MT/hari. Ada kenaikan 5 persen jika dibandingkan konsumsi bulan Mei 2020 dengan rata-rata harian sebanyak  3.400 MT/hari.

      Pertamina berkomitmen untuk menyalurkan BBM dan LPG kepada masyarakat.  Termasuk BBM Bersubsidi atau bahan bakar Jenis BBM Tertentu (JBT), serta BBM Penugasan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan Pemerintah.

      Di wilayah Jawa Timur, jumlah tersebut terdiri dari BBM Bersubsidi jenis BioSolar sebesar 2,3 juta KL, dan BBM Penugasan jenis Premium sebanyak 1,4 juta KL.

      Selain itu Pertamina menyediakan jenis BBM Umum, BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Produknya meliputi Perta Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo), dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite).

      Selama adaptasi kebiasaan baru ini juga, Pertamina telah memberlakukan protokol pencegahan COVID-19 di seluruh lini bisnis perusahaan. Diantaranya adalah penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi operator yang bertugas di SPBU seperti masker dan face-shield, disinfektan secara berkala, dan pengecekan suhu bagi operator yang melakukan shift di SPBU. Pertamina juga mengimbau konsumen membiasakan menggunakan transaksi secara Non-Tunai menggunakan aplikasi MyPertamina, yang selain mengurangi potensi penularan virus melalui uang tunai, juga memberikan program promo dan undian menarik.

      Di Agen dan Pangkalan, Pertamina juga memberlakukan protokol kesehatan dan juga melakukan disinfektasi secara berkala terhadap tabung-tabung LPG yang akan dijual kepada pelanggan. Hal ini semata-mata untuk memberikan kenyamanan, keamanan, dan pelayanan terbaik untuk pelanggan setia produk Pertamina. (tbu)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more