KPU Tetapkan Nomor Urut Paslon

Pemilukada Tuban

Kamis, 24 September 2020, Dibaca : 326 x Editor : teguh

Suarabanyuurip.com/tbu
Dalam rapat pleno terbuka KPU Tuban melakukan pengundian Paslon Bupati dan Wabup Tuban untuk Pemilukada 2020.


SuaraBanyuurip.com - Teguh Budi Utomo

Tuban – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tuban, Jatim menggelar rapat pleno terbuka dalam rangka pengundian nomor urut pasangan calon (Paslon) Bupati  dan Wabup Tuban di salah satu rumah makan di Tuban, Kamis (24/09/2020).

Dalam rangkaian Pemilukada Tuban yang akan digelar pada 9 Desember 2020 itu, pasangan Cabup dan Cawabup, Khozanah Hidayati dan Muhammad Anwar mendapatkan nomor urut 1, Aditya Halindra Faridzki dan Riyadi meraih nomor 2, dan Stiajit - RM Armaya Mangkunegara dalam undian mendapatkan nomor urut 3.

Baca Lainnya :

    Hadir mewakili Bupati dan Wabup Tuban H Fathul Huda dan Noor Nahar Hussein, Sekda Dr Budi Wiyana. Tampak pula Ketua DPRD HM Miyadi, Kapolres AKBP Ruruh Wicaksono, Dandim Letkol  Viliala Romadhon, dan jajaran Forpimda Tuban.

    Dalam sambutannya Sekda Dr Budi Wiyana
    mengingatkan, agar pemilihan dengan protokol kesehatan (Prokes) karena daerah Tuban saat ini masih dalam Pandemi Covid-19.  KPU diharapkan lebih intensif berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kabupaten Tuban.

    Baca Lainnya :

      “Jangan sampai muncul klaster baru akibat penyelenggaraan Pilkada 2020,” kata Budi Wiyana menyampaikan pesan dari Bupati Fathul Huda yang berhalangan hadir.

      Ia tambahkan, kesuksesan pelaksanaan Pilkada Tuban 2020 harus didukung oleh seluruh elemen masyarakat. Meski demikian, semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilihan harus mampu bersikap bijak menerima setiap ketentuan.

      Ketertiban dan kerukunan masyarakat tetap harus diprioritaskan selama proses pemilihan hingga pasca pelantikan.

      Sedangkan Komisioner KPU Provinsi Jatim, Gogot Cahyo Bhaskoro mengatakan,  berdasarkan penilaian yang dilakukan, KPU Tuban dinilai telah berhasil menjalan tugasnya dengan baik. Sejumlah tahapan telah dilalui tanpa adanya laporan terjadinya masalah. Di samping itu, tahapan yang dilalui telah menerapkan protokol kesehatan.

      "Berdasarkan arahan dari KPU RI, pemungutan suara tetap dilaksanakan tanggal 9 Desember dengan menerapkan protokol kesehatan ketat," ujarnya.

      Menyoal Pilkada di masa pandemi Covid-19, lanjut Gogot, paslon Bupati-Wabup dan pihak yang terlibat tim pemenang tiap paslon dilarang mengadakan rapat umum, konser musik, maupun kegiatan lain yang mengumpulkan masyarakat. Kebijakan ini sesuai dengan Peraturan KPU nomor: 13 tahun 2020 tentang pedoman pelaksanaan pemilihan di masa pandemi Covid-19.

      Pada gelaran Pilkada serentak ini ditetapkan target partisipasi masyarakat mencapai 77,5 persen. Angka ini harus dapat dicapai KPU Tuban mengingat pada Pilbup tahun 2015 tingkat partisipasi masyarakat hanya 51 persen.

      Sementara itu Ketua KPU Tuban Fatkul Iksan mengatakan, kegiatan ini sebagai wujud kesiapan KPU Tuban untuk menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Pihaknya telah melalui sejumlah tahapan diantaranya pencocokan data pemilih maupun penetapan Data Pemilih Sementara (DPS).

      "KPU Tuban berkomitmen menyelenggarakan pemilihan Bupati-Wakil Bupati Tuban ayem dan tentrem," tandasnya.

      Setelah menerima salinan Surat Keputusan KPU Tuban, ketiga Paslon menandatangani pakta integritas Pemilu damai dan kepatuhan menerapkan Prokes Covid-19. (tbu)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more