Pajak Mineral Lampaui Target

Jum'at, 23 Januari 2015, Dibaca : 680 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Pendapatan (Dispenda) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mencatat, pendapatan pajak mineral bukan logam dan batuan tahun 2014 mencapai Rp 1.195.591.000 atau Rp 1 miliar lebih. Jumlah itu melebihi target yang ditentukan sejumlah Rp 470.686.375 atau Rp 470 juta.

Kepala Bidang Penagihan dan Pemungutan Dispenda, Dilli Tri Wibowo, menyampaikan, pajak tersebut berasal dari eskploitasi tanah urug, tanah pedel, batu kricak, dan pasir. Namun, terbesar yang masuk berasal dari pajak tanah urug dan pedel yang digunakan untuk kebutuhan proyek  Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, di Kecamatan Gayam.

Baca Lainnya :

    "Namun dari jumlah tersebut ada potensi pajak yang belum terbayarkan oleh kontraktor EPC 5, PT Rekind-HK," kata Dilli kepada suarabanyuurip.com.

    Dilli menyatakan, jumlah besaran nilai pajak tanah urug dan pedel dari PT Rekind-HK belum diketahui dengan beberapa alasan di antaranya masih dalam penghitungan karena terdapat masalah dalam penagihan. Selain itu juga  belum adanya laporan dari subkontraktor volume tanah yang digunakan.

    Baca Lainnya :

      "Kami akan terus mengupayakan pajak tersebut segera terbayar oleh kontraktor EPC 5," tegasnya.

      Dilli menambahkan, pendapatan asli daerah dari pajak mineral bukan logam dan batuan di Kabupaten Bojonegoro akan terus ditingkatkan, meskipun kegiatan proyek di Blok Cepu mulai berkurang.

      "Kami berupaya untuk memaksimalkan pendapatan meskipun ada pengurangan secara signifikan," pungkasnya.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more