Pembangunan Jembatan Bojonegoro - Blora Capai 20 %

Kamis, 06 Agustus 2020, Dibaca : 670 x Editor : nugroho

Ahmad Sampurno
ON PROGRESS : Warga menyaksikan pemasangan tiang pancang Jembatan Bojonegoro - Blora.


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Proyek pembangunan jembatan penghubung dua provinsi di atas Sungai Bengawan Solo yang menghubungkan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur - Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mencapai 20%.

"Sampai saat ini pekerjaan on progress atau sesuai  jadwal yang ditentukan," kata Pelaksana PT Dwi Ponggo Seto, Wartum Udin, kepada wartawan, Kamis (6/8/2020).

Baca Lainnya :

    Jembatan membetang di atas sungai terpanjang di Pulau Jawa itu menghubungkan Desa Luwihaji, Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro, dengan Desa Medalem, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Blora.

    Pembangunan jembatan ditargetkan selesai pada pertengahan Desember 2020. Jembatan Luwihaji - Medalem dibangun menggunalan APBD Bojonegoro tahun 2020. Total pagunya Rp. 97.632.864.000.

    Baca Lainnya :

      Sedangkan proyek peningkatan jalan sepanjang 412 meter x 7 meter penyambung jembatan di Desa Medalem, menggunakan APBD Blora tahun 2020 sebesar Rp 8.251.938.0000. Kedua megaproyek dikerjakan oleh PT Dwi Ponggo Seto dari Yogyakarta. 

      "Secara keseluruhan, jembatan dan jalan mencapai 20%. Karena memang pekerjaan ini jadi satu," tegas Udin.

      Adapun pekerjaan utama saat ini adalah pemasangan tiang pancang. Dari 6 tiang, sudah ada 4 tiang yang terpasang. 

      "Kurang 2 titik lagi," ucap Udin.

      Pengerjaan tiang pancang dilakukan mulai pagi sampai sore. Tidak sampai lembur malam. 

      "Memang suaranya agak mengganggu.Tapi warga tidak ada yang komplain dan lancar -lancar saja," ungkapnya.

      Setelah pemasangan tiang pancang selesai, pekerjaan dilanjutkan pembesian pilar jembatan dan pengecoran sampai bulan Oktober. Sedangkan bulan Nopember sampai Desember pemasangan rangka baja dan finishing.(ams)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more