Produksi Jamur Tiram Blok Cepu Belum Maksimal

Sabtu, 04 Juli 2015, Dibaca : 2556 x Editor : nugroho

samian sasongko
PANEN : Pengurus Koperasi Lima Dua KaTe sedang memanen Jamur Tiram program EMCL - Unair.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro –Koperasi Lima Dua KaTe Dusun Templokorejo, Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kembali melakukan budidaya Jamur Tiram tahap ke dua. Meskipun budi daya pada tahap pertama tiga bulan lalu belum menghasilkan produksi maksimal.

Pada budidaya tahap ke dua ini ada sebanyak 2000 bibit yang ditanam. Sekarang ini bibit yang tanam dua minggu lalu itu telah memasuki panen. Setiap harinya bisa menghasilkan sekira 3 kilogram (Kg) dengan harga jual Rp18.000 per Kg.

Baca Lainnya :

    “Kalau puncaknya sehari bisa sampai 10 Kg,” kata Ketua Koperasi Lima Dua KaTe, Saifudin kepada suarabanyuurip.com, Jum’at (3/7/2015).

    Jamur Tiram ini banyak diminati masyarakat. Setiap kali panen banyak dibeli warga sekitar. Selain itu juga dijual ke pasar tradisional dan pertokoan sekitar.

    Baca Lainnya :

      “Kita sampai saat ini belum bisa memenuhi permintaan pasar karena masih terbatasnya produksi,” ucap warga ring satu Lapangan Banyuurip, Blok Cepu itu.

      Saifudin mengungkapkan, pada budidaya tahap pertama panen yang dihasilkan belum maksimal. Hal itu lebih disebabkan karena cuaca saat ini cukup exstrim. “Sekarang kan cuacanya panas sekali, padahal jamur membutuhkan suhu yang sejuk,” katanya.

      Dia menambahkan, jika maksimal produksi Jamur Tiram ini setiap beklok (satu plastic) bisa mencapai 6 sampai 8 on. Namun sekarang masih kisaran tiga sampai empat on saja.

      “Karena itu kita ingin melakukan studibanding untuk menambah ilmu agar usaha ini bisa berkembang maksimal,” pungkas Saifudin.

      Budidaya Jamur Tiram yang dilaksanakan Koperasi Lima Dua KaTe ini merupakan program kemasyarakatan dari  operator migas Blok Cepu ExxonMobil Cepu Ltd (EMCL) dengan pendampingan dari Universitas Airlangga (Unair).(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more