Proyek Gas J-TB Didemo Warga

Selasa, 17 Oktober 2017, Dibaca : 1319 x Editor : nugroho

samian sasongko
TUNTUT DIPEKERJAKAN : Warga sekitar proyek gas JTB melakukan aksi di jalan masuk proyek nasional yang dioperatori PEPC.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Warga sekitar proyek Unitisasi Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (J-TB ) menggelar demonstrasi di jalan masuk proyek nasional yang di operatori Pertamina EP Cepu (PEPC), di Desa Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Selasa (17/10/2017).

Baca Lainnya :

    Aksi yang diikuti seratusan orang ini menuntut agar PEPC dan kontraktornya memakismalkan tenaga kerja lokal sekitar lokasi proyek. Dalam aksinya, warga membawa pengeras suara dan membentang banner berisi tuntutan yang bertuliskan "Kami Masyarakat di Wilayah Jambaran Tiung Biru Harus Dilibatkan dalam Pembangunan Proyek. Kami yang Kena Dampak Jangan Jadi Korban Lagi Yang Kedua."

    Salah satu perwakilan demonstran, Suparmo dalam orasinya meminta agar perusahaan melibatkan warga sekitar sesuai amanah Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011 tentang Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Derah dalam Pelaksanaan Eksplorasi dan Eksploitasi serta Pengolahan Migas.

    Baca Lainnya :

      “Kami warga terdampak harus dilibatkan dalam proyek JTB,” tegas Parmo, warga Desa Brabowan, Kecamatan Gayam.

      Sementara Public Government Affair and Relation Manager PEPC, Kunadi dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait hal tersebut belum memberikan balasan.

      Dari pantauan di lokasi demo, puluhan keamanan dari TNI dan Polri mengawal aksi tersebut. Kemudian lima orang perwakilan massa diajak masuk ke lokasi proyek JTB untuk melakukan perundingan.

      Aksi yang digelar warga ini bersamaan dengan rapat koordinasi yang saat ini sedang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro bersama PEPC dan PT Rekaya Industri (Rekind), pemenang tender proyek pembangunan fasilitas pemrosesan gas (Engineering, Procurement, and Construction/EPC) Gas Processing Facilities (GPF) JTB.(sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more