Ujian Tulis Perades Serentak di Kecamatan Dander Berlangsung Lancar

Rabu, 21 Oktober 2020, Dibaca : 309 x Editor : samian

Arifin Jauhari
ANTUSIAS : Sejumlah calon Perades antusias mengikuti ujian tulis yang diselenggaran tim desa di Kecamatan Dander.


SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Ujian tulis calon Perangkat Desa (Perades) dari 11 desa secara serentak di Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rabu (21/10/2020) berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ujian tulis yang diikuti 463 peserta tersebut mendapat pengamanan ketat dari Linmas, Satpol PP, jajaran Polsek dan Koramil Dander.

Para peserta harus menyelesaikan sebanyak 75 soal selama 90 menit. Selain itu, protokol kesehatan pencegahan penyebaran covid-19 juga diterapkan kepada seluruh peserta dan panitia, serta pihak keamanan. Mulai dari pemakaian masker, cuci tangan pakai sabun, pengecekan suhu tubuh, sampai jarak aman antar seluruh pihak.

Baca Lainnya :

    Camat Dander, M. Hariyanto menuturkan, ada 23 kekosongan perangkat desa tersebar di 11 desa yang mengikuti ujian tulis perades di wilayah Kecamatan Dander. Yakni Desa Dander, Sumberarum, Jatiblimbing, Growok, Karangsono, Ngulanan, Sendangrejo, Ngablak, Mojoranu, Sumodikaran dan Sumberagung.

    Rinciannya, dua lowongan Sekretaris Desa (Sekdes) di Desa Mojoranu dan Sumberagung, empat lowongan Kaur TU dan Umum di Desa Sumodikaran, Jatiblimbing, Ngulanan dan Ngablak, tiga lowongan Kasi Pelayanan di Desa Sumberarum, Karangsono dan Sumberagung. Empat lowongan kasun, masing-masing di Desa Dander, Mojoranu, Sumodikaran dan Jatiblimbing.

    Baca Lainnya :

      Kemudian dua lowongan Kasi Pemerintahan di Desa Dander dan Sendangrejo. Dua lowongan Kasi Kesra di Desa Ngablak dan Growok. Tiga lowongan Kaur Perencanaan di Desa Sendangrejo, Ngulanan dan Sumberagung. Tiga lowongan Kaur Keuangan di Desa Sumberarum, Sumodikaran dan Ngulanan.

      "Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan aman. Dari pengecekan suhu tubuh juga tidak ada laporan yang suhunya 38º," kata Camat Dander, M. Hariyanto, kepada Suarabanyuurip.com disela-sela kegiatan.

      Sementara itu, Lukito, salah satu ketua tim Desa Mojoranu mengungkapkan, koreksi ujian tulis dilaksanakan secara transparan dengan disaksikan perwakilan peserta satu orang per desa.

      "Nanti kalau sudah selesai koreksi, pihak ketiga akan menyusun dan menyerahkan kepada tim desa," kata Lukito.(fin)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more