Warga DAS Solo Tak Mau Bayar PBB

Selasa, 03 November 2015, Dibaca : 593 x Editor : nugroho

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro-  Dinas Pendapatan Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, banyak wajib pajak di sepanjang daerah alir sungai (DAS) Bengawan Solo di daerahnya yang sudah tidak bersedia membayar pajak bumi bangunan (PBB) karena tanahnya sudah hilang tergerus.
   
"Tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo hilang, karena longsor menjadi sungai," kata Kepala Bidang Pemungutan dan Penagihan Dinas Pendapatan Daerah Pemkab Bojonegoro Dilli Tri Wibowo saat ditemui dikantornya beberapa waktu lalu
   
Dilli mengaku, belum mengetahui jumlah tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo yang hilang karena longsor. Saat ini, pihaknya sedang memfasilitasi wajib pajak yang tanahnya hilang agar membuat surat permohonan penghapusan PBB atas tanahnya yang hilang.
   
"Kami juga melakukan pendataan ulang tanah warga di sepanjang DAS Bengawan Solo, yang bertambah, karena pengaruh hilangnya tanah warga lainnya," ucapnya.

Sementara itu, perolehan pajak bumi dan bangunan (PBB) sudah tercapai sebesar Rp25,545 miliar. Jumlah ini melampau target yang ditetapkan di dalam APBD Perubahan 2015, sebesar Rp24,255 miliar.
   
"Perolehan PBB per Oktober ini sebesar Rp25,545 miliar," ujarnya.
   
Target perolehan pendapatan PBB 2015 dipasang sebesar Rp24,255 miliar, dengan mengeluarkan surat pemberitahuan pajak terhutang (SPPT) kepada  777.128 wajib pajak di 28 kecamatan.
   
Dalam mengeluarkan SPPT kepada wajib pajak dilakukan dengan cara mendatangi satu persatu, termasuk memasang tanda papan pengumuman di atas tanah milik wajib pajak yang sulit ditemui.(rien)


Tidak ada komentar
Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more