Wartawan dan LSM Bojonegoro Bagikan 1.000 Masker

Selasa, 14 April 2020, Dibaca : 622 x Editor : nugroho

Ist
CEGAH SEBARAN CORONA : Wartawan dan LSM di Bojonegoro bagikan 1.000 masker pekerja di jalanan.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Pencegahan terhadap meluasnya sebaran virus corona atau Covid-19 dilakukan solidaritas wartawan dan lembaga swadaya (LSM) di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Mereka membagikan 1.000 masker kepada masyarakat yang bekerja di jalan seperti tukang becak, tukang ojek, pedagang asongan, serta calon penumpang yang ada di terminal Rajekwesi Bojonegoro, Selasa (14/4/2020).

Aggaran pembagian masker Gratis ini berasal dari sukarela para wartawan dan juga beberapa donasi berupa masker dari masyarakat yang peduli dengan pencegahan sebaran Covid 19 di Bojonegoro. 

Baca Lainnya :

    "Ini sebagai bentuk kepedulian kami untuk mencegah penyebaran virus corona agar tidak semakin meluas," tegas Koordinasi Kegiatan, Sasmito Anggoro.

    Pihaknya melihat masih banyak masyarakat yang belum sepenuhnya mematuhi imbauan pemerintah tentang kewajiban memakai masker saat beraktivitas di luar rumah.

    Baca Lainnya :

      "Karena itulah hari ini kami bagikan masker agar warga saat beraktifitas di luar rumah tetap bisa menjaga dirinya. Karena virus ini tidak memandang status sosial, siapa saja bisa terpapar," tandas Sasmito.

      Selain membagikan masker, para kuli tinta dan LSM juga mengkampanyekan hidup bersih dan sehat, serta meminta masyarakat untuk mematuhi dan melaksanakan imbauan pemerintah dalam mencagah dan memutus mata rantai virus corona. 

      "Kami juga minta para wartawan juga senantiasa memakai masker dan membawa handzanitaser saat melakukan peliputan," pungkasnya.

      Jaenuri, salah satu tukang becak mengapresiasi kegiatan sosial yang dilaksanakan wartawan dan LSM Bojonegoro. "Ini sangat membantu kami saat kondisi seperti ini," ucapnya. 

      Hingga hari ini terdapat tiga kasus positif di Bojonegoro. Dua orang sekarang ini sedang dirawat di RSUD Sosodoro Djatikoesomo, dan satu orang asal Kecamatan Balen telah meninggal dunia pada Sabtu (28/4/2020).

      Sementara jumlah orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 124 orang. Dari jumlah itu 90 orang telah dinyatakan sehat dan selesai masa pemantauan, 34 orang masih dalam pemanataun tim gugus tugas selama 14 hari. Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) ada 1 orang.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more