Watu Jago Potensi Jadi Wisata Baru di Bojonegoro

Senin, 22 Juni 2020, Dibaca : 1623 x Editor : nugroho

Ist
POTENSI : Watu Jago di Kecamatan Margomulyo berpotensi dijadi wisata baru di Bojonegoro.


SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Bojonergoro merupakan kabupaten di Jawa Timur yang memiliki potensi wisata yang menarik untuk dikunjungi. Letak Bojonegoro yang berbatasan dengan Kabupaten Tuban, Nganjuk, Ngawi dan Blora, Jawa Tengah, menjadikan wilayah ini semakin menarik disinggahi.

Kondisi geografi yang didominasi dengan perbukitan serta kawasan hutan pada sisi sebelah utara dan selatan menjadi daya tarik yang tidak kalah dengan daerah lainnya.

Baca Lainnya :

    Begitu juga dataran rendah yang berada di sepanjang aliran Sungai Bengawan Solo, menjadi alasan utama wisatawan berkunjung ke Bojonegoro.

    Di perbatasan Bojonegoro ke arah Kabupaten Ngawi, perjalanan akan melewati sebuah daerah yang sudah tidak asing lagi yaitu Hutan Watu Jago.

    Baca Lainnya :

      Hutan Watu Jago masih tampak asri. Lokasi ini menjadi daya tarik para pengemudi yang melintas di wilayah tersebut untuk berhenti sejenak melepaskan lelah ataupun mendinginkan mesin mobilnya.

      Kondisi tersebut menjadi berkah bagi para pedagang. Mereka menyajikan aneka makanan dan minuman untuk menjala rupiah. 

      "Yang berjualan di sini rata rata warga sekitar daerah sini. Kalau pas hari libur pengunjungnya banyak," ujar Pak No penjual kopi di Hutan Watu Jago.

      Watu Jago berada di kawasan BKPH Ngelo, KPH Padangan. Lokasinya di Kecamatan Margomulyo, tepatnya desa Meduri dan Sumberjo. Area Watu Jago sangat cocok dibuat Rest Area karena kondisi lingkungan hutan yang masih asri.

      "Dengan beberapa pembenahan lokasi secara bertahap sambil menata lingkungan, dan sosial masyarakat hutan, lokasi ini bisa menjadi rest area," ujar Ketua Masyarakat Pariwisata Indonesia, Wahyu Setiawan, Senin (22/6/2020).

      Menurut dia seputar kawasan hutan ini bisa juga dikembangkan menjadi lokasi wisata kuliner ataupun ruang pamer produk dari hutan seperti souvenir tonggak jati ataupun hasil olahan tanaman hutan seperti minyak kayu putih ataupun minyak sereh.

      Apalagi, lanjut Wahyu, Margomulyo menjadi jalur pintu keluar Tol Ngawi - Kertosono. Sehingga sangat mendukung dengan keberadaan tol tersebut.

      "Jika itu dikembangkan akan menajdi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar," tegas pria yang pernah menjadi calon legislatif (Caleg) DPR RI dari Partai Nasdem itu.

      Wakil Kepala Administrasi Perhutani KPH Padangan Timur, Yeni Ernaningsih sangat mendukung jika area hutan Watu Jago menjadi tempat kawasan wisata, karena disamping melibatkan masyarakat sekitar hutan juga menjadikan hutan lebih terjaga dan lestari. 

      "Kami siap bantu untuk mewujudkan impian ini. Tentunya bersama Perhutani, masyarakat hutan bersinergi membuat kawasan wisata yang asri dan terawat sehingga pengembangan wisata di Bojonegoro dapat bermanfaat bagi kelangsungan kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.(suko)



      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more