BINDA Jatim Bantu Percepat Cakupan Vaksinasi Masyarakat di Bojonegoro

user
samian 29 Desember 2021, 19:13 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Dalam upaya mempercepat cakupan vaksinasi kepada masyarakat dan anak-anak usia 6 sampai 11 tahun, Badan Intelijen Negara Daerah (BINDA) Bojonegoro, turut serta membantu pemerintah setempat menyisir warga yang belum divaksinasi.

Perwakilan BINDA Jatim di Bojonegoro, Teguh Prsetya mengatakan, pihaknya menggandeng tenaga kesahatan (Nakes) dari Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Mejuwet, mengadakan vaksinasi untuk anak-anak usia 6 sampai 11 tahun di SDN Wotan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur (Jatim), Rabu (29/12/2021).

Menurut Teguh, BINDA Jatim mentargetkan vaksinasi hingga tercapai 1.200 dosis. Untuk itu, sebelumnya kegiatan vaksinasi telah dilaksanakan bekerja sama dengan berbagai pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas).

"Seperti giat vaksinasi di SDN Sambongrejo 1 dan 2 kemarin. Dimana total sebanyak 203 dosis berhasil divaksinkan. Rinciannya, 121 dosis di dua SDN di Sambongrejo, dan kita lanjutkan 82 dosis di SDN Wotan ini," katanya, kepada SuaraBanyuurip.com.

Teguh menjelaskan, BINDA Jatim terus fokus membantu pemerintah menyisir terhadap warga yang belum mengikuti vaksinasi. Ini tidak lain untuk menghentikan penyebaran Covid-19 di masyarakat dengan tujuan pandemi Covid-19 segera berakhir.

Selain itu, kegiatan ini juga untuk mengantipasi varian omicron menyebar di masyarakat. Karena itu, perlu terus mensosialisasikan vaksinasi bagi masyarakat, termasuk vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun.

"Anak-anak juga rentan terhadap virus dari luar, termasuk Covid-19. Anak-anak perlu dijaga daya tahan tubuhnya. Selain makanan bergizi, vaksinasi penting untuk menciptakan kekebalan komunal dan meningkatkan daya tahan tubuh dari ancaman pandemi Covid-19," tandasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Sekolah SDN 1 Wotan, Jamiatul Muslimah, menuturkan, vaksinasi anak berjalan dengan lancar. Meskipun terdapat beberapa anak yang menangis karena takut disuntik.

Dia berharap, setelah vaksin anak-anak bisa terlindung dari Covid 19 dan tercipta herd immunity, sehingga pembelajaran berjalan dengan lancar.  Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada Nakes Badan Intelijen Negara dan Nakes Puskesmas Mejuwet.

"Meskipun libur tapi anak-anak tetep antusias melaksanakan vaksinasi dengan didampingi orang tua," ujarnya.(fin)

Credits

Bagikan