Berikan Setetes Darah untuk Kehidupan

user
samian 13 Maret 2017, 15:57 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Operator Minyak dan Gas Bumi (Migas) Lapangan Mudi, Blok Tuban, Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ) bersama warga Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, memberikan setetes darah mereka untuk kehidupan warga yang membutuhkan. Aksi donor darah yang melibatkan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Tuban itu, digelar dalam rangka memperingati bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2017.

"Alhamdulillah kegiatan sosial bersama operator Blok Tuban diikuti 30 lebih pemuda karang taruna dan warga sekitar Control Processing Area (CPA) Pad A Mudi," ujar Kepala Desa (Kades) Rahayu, Sukisno, kepadasuarabanyuurip.com, ketika dikonfirmasi di Balai Desa Rahayu.

Kisno sangat mendukung donor darah tersebut, karena secara tidak langsung dapat menanamkan kegiatan sosial untuk kemanusiaan. Lebih dari itu, juga dapat mengakrabkan warga dengan karyawan JOB P-PEJ di bawah Field Manager (FM) yang baru.

Dari puluhan warga yang terdaftar, hanya 17 pendonor yang diterima dan dinyatakan layak untuk menyumbangkan darahnya. Diantara faktor yang mempengaruhi pendonor yakni usia lanjut, ibu hamil, dan warga yang tensi darahnya kurang.

Field Admin Superintendent (FAS) JOB P-PEJ, Akbar Pradima, menyatakan, bahwa perusahaan sengaja melaksanakan kegiatan donor darah mengingat banyaknya permintaan dan kebutuhan darah di rumah sakit. Melihat kondisi demikian akhirnya ada inisiatif melakukan aksi donor darah bersama.

"Kegiatan ini juga serangkaian peringatan bulan K3 2017 sekaligus melibatkan lingkungan sekitar," jelasnya.

Sebelum aksi sosial ini dilakukan bersama masyarakat Rahayu, seluruh karyawan juga rutin melakukan donor darah minimal dua kali dalam setahun. Diharapkan kegiatan ini bermanfaat bagi yang membutuhkan darah.

Kepala Pencari Pelestari Donor Darah Sukarela (P2D2S) PMI Tuban, Agus Harjunadi, menyatakan, sampai saat ini stok darah di PMI Tuban masih terbilang cukup. Hanya stok golongan darah O dan AB yang kondisinya menipis.

"Kita sempat kehabisan untuk stok darah golongan O, tapi untuk sekarang stoknya masih aman," terangnya.

Sebagai upaya antisipasi, pihaknya terus keliling bersinergi dengan stake holder yang berencana melakukan donor. Dimana dalam sebulan, tim dapat melayani 16 kali donor darah di 20 kecamatan. (Aim)

Kredit

Bagikan