Dukung Lalin Migas Kolibri, Pembongkaran Tugu Ngambon Sesuai Hasil Musdes

user
samian 06 Juni 2022, 19:22 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Pemerintah Desa (Pemdes) Ngambon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, menyebut, pembongkaran Tugu Ngambon dilakukan sudah sesuai hasil Musyawarah Desa (Musdes). Guna mendukung kelancaran lalu lintas (Lalin) alat berat menuju lokasi sumur minyak dan gas bumi (Migas) Kolibri.

Kepala Desa (Kades) Ngambon, Yuli Triyono mengatakan, dalam Musdes Ngambon, terdapat pembahasan yang kemudian disepakati mengenai pembongkaran Tugu Ngambon.

"Daripada tugu ini mengganggu alat berat yang melintas menuju sumur migas kolibri, Tugu Ngambon disepakati dibongkar. Lagipula tugu sudah lapuk. Sudah saatnya direnovasi," kata Kades Yuli Triyono, kepada SuaraBanyuurip.com, Senin (06/06/2022).

Dijelaskan, setelah tidak lagi ada lalin alat berat menuju ke sumur migas kolibri, pihaknya mendapat arahan untuk mengajukan proposal ke Pertamina guna pembangunan kembali Tugu Ngambon.

"Tentu nantinya bangunan tugu akan lebih bagus daripada sebelumnya. Bentuknya kami meminta untuk mengangkat ikon Desa Ngambon," jelasnya.

Disinggung perihal Lalin alat berat. Kades ring satu proyek migas Kolibri ini menyebutkan, akan ada penempatan flagmen sebagai solusi di setiap titik yang dilalui alat berat di tujuh desa sekitar. Dua D
desa di Kecamatan Ngambon, empat desa di Kecamatan Tambakrejo, satu desa masuk wilayah Kecamatan Purwosari.

"Nanti akan ada flagmen. Rencana alat berat akan lewat utara. Kemarin kan ada sosialisasi khusus untuk wilayah yang dilewati, yaitu Desa Ngambon, Bondol, Kecamatan Ngambon. Desa Sendangrejo, Dolokgede, Mulyorejo, dan Kacangan, Kecamatan Tambakrejo, dan Desa Pelem, Kecamatan Purwosari," ujarnya.

Terpisah, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Ngambon, Wahyudi, membenarkan pembongkaran Tugu Ngambon sudah melalui tahapan Musdes dan sosialisasi di Desa Ngambon.

"Alat berat menuju ke sumur migas Kolibri tidak bisa masuk kalau ada tugu (Ngambon) itu. Terpaksa memang harus dibongkar. Tetapi, setelah selesai mobilisasi alat berat akan dibangun lagi. Jadi ini bentuk dukungan masyarakat Ngambon untuk kelancaran proyek migas kolibri," tandasnya.(fin)

Kredit

Bagikan