PPSDM Migas dan AAL Berkomitmen Tingkatkan Profesionalisme Taruna

user
nugroho 06 Juni 2022, 11:27 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) sesuai tugas dan fungsinya adalah untuk mengembangkan Sumber Daya Manusia (SDM) migas di Indonesia menjalin kerja sama dengan Akademi Angkatan Laut (AAL) dengan mengadakan pelatihan Pengelolaan Bahan Bakar Minyak dan Pelumas yang dilaksanakan pada tanggal 6 – 8 Juni 2022.

Pelatihan dibuka oleh Koordinator Pelaksanaan Pengembangan SDM PPSDM Migas, F.X. Yudhi Tryono. Kegiatan mempunyai total 27 jam pelatihan terdiri dari 22 jam teori dan 5 jam praktik di laboratorium PPSDM Migas yang lengkap dengan ditunjang oleh pengajar yang kompeten selama puluhan tahun di bidangnya.

Yudhi Tryono dalam sambutannya mengatakan bahwa PPSDM Migas siap bekerja sama dengan instansi manapun termasuk AAL untuk menyelenggarakan pelatihan dan sertifikasi kompetensi sub sektor migas.

“Kami siap bekerja sama dengan AAL untuk meningkatkan skill dan kompetensi para taruna dan taruni AAL. Sebuah Langkah penting untuk memastikan kompetensi seseorang di Indonesia itu melalui pelatihan khusus dan kepemilikan sertifikasi kompetensi yang tentunya telah terakreditasi oleh KAN dan terlisensi oleh BNSP. Dengan mengikuti pelatihan dan sertifikasi kompetensi di PPSDM Migas maka hal itu dapat digunakan untuk memastikan kompetensi seseorang di dalam profesionalisme di bidang pekerjaannya,” ungkapnya sebelum membuka secara resmi pelatihan pada Senin (6/6/2022).

Senada dengan penjelasan tersebut, Kadepplai AAL Kolonel Laut, Budi Wijaya Affandi mengemukaan hal yang sama bahwa pelatihan ini adalah suatu upaya peningkatan profesionalisme.

“Kegiatan pelatihan yang bersifat profesi pada haikakatnya adalah suatu upaya untuk meningkatkan kemampuan yang dilaksanakan melalui pelatihan dan praktik. AAL dalam hal ini telah berupaya untuk merancang dan mendesain materi pelatihan yang bersifat aplikatif dan dapat diimplementasikan oleh peserta didik setelah mereka menyelesaikan seluruh tahapan pelatihan. Hal ini dimaksudkan untuk lebih memperdalam dan meningkatkan profesionalsime para taruna tentang bidang tugas dan wewenang yang akan mereka laksanakan di penugasan selanjutnya,” jelasnya.

Tujuan akhir pelatihan ini adalah agar peserta mampu mengerti dna memahami tentang Proses Pengolahan BBM dan Pelumas, Pengetahuan Produk BBM dan Minyak Lumas, Pengelolaan BBM dan Minyak Lumas, Pengukuran dan Perhitungan Minyak Standar, Sampling Minyak, serta Pengujian Mutu BBM dan Pelumas.(adv/suko)


Kredit

Bagikan