Pengelola Proyek Migas Kolibri Gelar Sosialisasi di Ngambon

user
samian 03 Juni 2022, 13:03 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Pengelola proyek minyak dan gas bumi (Migas) Kolibri, Pertamina EP Asset 4 Cepu Field Zona 11, menggelar sosialisasi rencana kerja dan rekrutmen tenaga kerja (Naker) di Balai Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (03/06/2022).

Hadir dalam acara kepala desa, perangkat desa, BPD, Muspika Ngambon, Muspika Tambakrejo, Muspika Purwosari, tokoh masyarakat, dan terkait lainnya.

Senior Officer Communication, Relation & CID Zona 11, Setiyadi, mengatakan, rencana pengeboran Sumur Eksplorasi Kolibri-001 bertujuan study untuk mengetahui seberapa besar potensi hydrocarbon di sumur tersebut.

"Jadi kalau nanti ditemukan sumbernya yang ekonomis, maka akan dilanjutkan untuk pembangunan pendukung dilokasi. Jika tidak, maka itu bagian dari risiko yang harus kami terima," ujarnya disela-sela kegiatan sosialisasi kepada SuaraBanyuurip.com.

Sementara Kepala Desa (Kades) Bondol, Katam, menyampaikan, bahwa pihaknya akan komitmen dalam pembagian tenaga kerja terhadap desa yang nantinya menjadi jalur proyek migas Kolibri. Namun pembagian secara adil disini jangan diartikan harus sama.

Tapi adil tidak harus sama. Artinya melihat kondisi desa yang dekat lokasi dengan desa yang jauh dari lokasi harus beda. Misal kebutuhan tenaga kerja sejumlah 50 orang yang dekat lokasi jatahnya harus lebih banyak dari desa yang jauh dari lokasi.

"Saat ini dari 50 pengajuan tenaga kerja, baru 10 orang yang terekrut. Rinciannya 7 orang warga Bondol, dan 3 orang warga Ngambon. Jadi saya berharap desa yang jauh lokasi bisa menyadari mendapat jatah tenaga kerja sedikit," ucapnya.

Kades ring satu proyek migas kolibri ini mengaku, pihaknya juga akan komitmen dalam perekrutan tenaga kerja tidak akan melakukan pungutan liar (pungli) atau menarik biaya. Selain itu juga akan terus berkoordinasi dengan para kades yang wilayahnya menjadi jalur proyek migas kolibri.

"Saya nanti akan terus berkoordinasi dengan pak kades dan bu kades yang desanya terlintasi migas kolibri," tandasnya.

"Intinya memang adil tidak harus sama, dan koordinasi juga sangat penting agar saat ada hal yang tidak diinginkan bisa mudah diselesaikan dengan baik," sambung Kades Pelem, Sudawam.

Perlu diketahui bahwa proyek migas kolibri berada di wilayah Desa Bondol, dan Desa Ngambon, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro.(sam)

Kredit

Bagikan