KESDM Tingkatkan IP ASN di Bidang Proses Tekhnologi dan Keekonomian LNG di PPSDM Migas

user
nugroho 19 Mei 2022, 09:36 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) menyelenggarakan pembukaan Pelatihan Proses Tekhnologi & Keekonomian LNG Program IP ASN Kementerian Energi dan Sumber Daya Manusia (KESDM) pada hari Selasa (17/05/2022). Pelatihan ini diikuti oleh pegawai KESDM yang terdiri dari beberapa satuan kerja (satker) yaitu, BPH Migas, Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi, BPSDM, dan Inspektorat ESDM.

Pembukaan pelatihan ini dihadiri oleh Sontoro, Sub Kelompok Kerja Pelatihan PPSDM Migas. Dalam sambutannya, ia mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi kepada peserta pelatihan, yang sudah bersemangat menghadiri pelatihan ini secara tatap muka.

“Di tengah pandemic Covid 19 yang sampai sekarang masih ada, maka kita patut bersyukur karena kita masih bisa melaksanakan pelatihan secara tatap muka dengan memperhatikan protokol Kesehatan yang sangat ketat.  Semoga dengan adanya pelatihan ini dapat memberikan kebermanfaatan yang optimal kepada ASN KESDM yang nantinya setelah mengikuti pelatihan ini dapat menjadi ASN yang handal dan berkompeten dibidangnya. Semoga kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dari awal sampai akhir,” tutur Suntoro.

Pelatihan tersebut dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, yakni dimulai pada hari Selasa, tanggal 17 Mei 2022 sampai dengan tanggal 19 Mei 2022.

Mohammad Hasan Syukur, salah satu pengajar sekaligus pemimpin pelatihan, mengungkapkan bahwa selama mengikuti pelatihan para peserta mendapatkan materi berupa, LNG product characteristics and specifications, Gas Conditioning, Gas Processing, LNG Storage, loading/offloading and Transport, Technology of LNG Specific Equipments, LNG economics aspects.

Salah satu peserta pelatihan dari BPH Migas, Ade Irawan, mengungkapkan bahwa banyak sekali ilmu baru yang ia dapatkan.

“Kebetulan saya backgroundnya sarjana hukum dan kebetulan sehari-hari juga menangani Bahan Bakar Minyak di unit saya, jadi untuk pelatihan ini saya mendapatkan ilmu baru terkait dengan Gas Bumi khususnya LNG. Di sini saya mengetahui bahwa ternyata teknologi LNG itu tidak semudah kelihatannya, banyak hal yang ternyata rumit dan biaya yang besar untuk penyediaan kebutuhan gas bumi melalui LNG, dan sebagian besar ternyata teknologi yang digunakan masih berasal dari luar negeri. Jadi dengan pelatihan ini menambah wawasan saya terkait dengan peyediaan gas bumi melalui LNG khususnya terkait dengan teknologi dan keekonomiannya,” tutur Ade.

Hal senada juga diungkapkan oleh Arif Nurrahman, salah satu peserta dari PEM Akamigas. Ia mengaku mendapatkan ilmu baru dalam pelatihan ini.

“Selama Pelatihan saya mendapatkan, Informasi dan pengetahuan tentang Proses LNG, Teknologi peralatan Pembuatan LNG, Pengetahuan tentang Jenis Storage dan Proses Loading Unloading LNG serta Keekonomian LNG. Penyampaian pengajarnya, sangat memuaskan, karena seorang Praktisi yang menguasai Proses dan Teknologi dari LNG, pengetahuan pengajar yang sudah mumpuni sehingga pengetahuan sesuai tujuan Diklat ini bisa terpenuhi," tutup Arif.(adv/suko)



Kredit

Bagikan