DPRD Minta Pertamina EP Terbuka Soal Perkembangan Migas Pad C Sukowati

user
nugroho 19 Mei 2022, 08:48 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pengembangan sumur migas baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur hingga kini belum ada perkembangan. Terakhir tahap pengujian tanah. DPRD Bojonegoro meminta Pertamina EP Cepu Zona 11 terbuka jika terjadi kendala saat pengerjaan.

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Mochlasin Afan, mengatakan Pertamina EP Cepu Zona 11 harus terbuka atau menginformasikan perkembangan sumur baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari. Sebab, hal ini untuk mengetahui kendala yang terjadi sehingga menyebabkan tahapan proses mandek.

"Ya, apapun kendalanya harusnya disampaikan ke masyarakat baik melalui website Pertamina atau mensosialisasikan secara langsung," katanya, Rabu (18/5/2022).

Misalnya, lanjut dia, terjadi kendala pembebasan lahan atau persoalan dampak lingkungan itu harus diinformasikan. Hal ini, supaya pemerintah daerah bisa tahu dan ikut membantu menyelesaikan persoalan Pengembangan sumur baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari.

Dia mengatakan, tentu harapannya Pengembangan sumur baru Pad C Sukowati yang dapat dinikmati 2024 mendatang ini segera terealisasi. Sehingga, masyarakat Bojonegoro bisa merasakan hasilnya

"Nanti jika berkunjung ke Jakarta akan kami tanyakan ke SKK Migas atau Pertamina terkait Pad C Sukowati sampai mana perkembangannya," kata politisi Demokrat itu kepada suarabanyuurip.com.

Fatkhul Huda Kepala Desa Banjarsari mengaku belum ada sosialisasi lebih lanjut dari Pertamina mengenai pengembangan sumur di Banjarsari ini. Baik lokasi titik koordinat maupun penggunaan lahan.

"Sampai sekarang belum ada perkembangan apapun terkait Pad C di Banjarsari," ujarnya.

Sementara itu, Humas Pertamina EP Cepu Asset 4 Zona 11, Sony Aditya saat dikonfirmasi suarabanyuurip.com terkait perkembangan Pad C hingga pukul 16.01 belum menjawab.

Untuk diketahui, pengembangan migas Pad C Sukowati akan menyedot minyak di bawah Alun-alun dan Pendapa Pemerintah Kabupaten Bojonegoro. Teknisnya dengan cara melakukan pengeboran miring dari Dusun Karang, Desa Banjarsari, sejauh sekitar 1,5 kilometer.

Pipa akan ditanam di bawah Sungai Bengawan Solo dengan kedalaman sekitar 30 meter. Pengeboran pipa berada di kedalaman sekitar 10.000 MD atau bawah tanah.

Ada seluas 47.500 meter persegi atau 4,7 hektar lahan milik 21 warga yang akan dibebaskan untuk penyiapan tapak sumur.

Sumur Pad C Sukowati berdasarkan studi awal bisa berproduksi 4 ribu hingga 5 ribu barel per hari (bph) dari sembilan sumur. Dengan usia produksi  7 sampai 8 tahun.(jk)

Kredit

Bagikan