Pembangunan Jalan Tol untuk Kilang Tuban Akan Dipercepat

user
nugroho 14 Mei 2022, 17:39 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong  pembangunan Jalan Tol Ngawi – Bojonegoro – Tuban – Lamongan – Manyar – Bunder dipercepat untuk mendukung kegiatan operasional Kilang Minyak Tuban, Jawa Timur dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE). Pembangunan tersebut merupakan salah satu anchor untuk mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.

"Kita minta segera didorong transaksinya untuk penetapan badan usaha jalan tol atau BUJT dan Financial Closing pada tahun 2023. Kementerian Keuangan kita harapkan mulai menganggarkan alokasi pengadaan melalui LMAN di tahun 2023," ujar Airlangga saat rapat koordinasi bersama Pimpinan Kementerian/Lembaga terkait dan Wakil Gubernur Jawa Timur dalam pernyataan tertulisnya.

Airlangga juga meminta Kementerian atau Lembaga terkait dan Wakil Gubernur Jawa Timur mempercepat pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan di Kawasan Gresik – Bangkalan – Mojokerto – Surabaya – Sidoarjo – Lamongan, Kawasan Bromo – Tengger – Semeru, serta Kawasan Selingkar Wilis dan Lintas Selatan.

"Ini untuk mengakselerasikan penyelesaian proyek-proyek yang akan selesai di tahun 2024, dan memastikan ketersediaan dan alokasi anggaran pada Kementerian/Lembaga dan Pemerintah Daerah," tegas menteri yang juga menjabat Ketua Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP).

Airlangga menyampaikan hasil evaluasi yang dilakukan KPPIP terhadap 218 Proyek/Program yang termasuk dalam cakupan Perpres Nomor 80 Tahun 2019 dengan nilai investasi sebesar Rp 294,3 Triliun. Proyek tersebut harus dapat diselesaikan pada tahun 2024, atau dapat dipastikan tercapainya Financial Closing paling lambat tahun 2024.

"Selain itu, perlu dipastikan ketersediaan lahan dan perizinan agar dapat diselesaikan sebelum tahun 2024," harapnya.

Berdasarkan pemantauan yang dilakukan oleh KPPIP bersama dengan BPKP dan Kementerian/Lembaga terkait serta Pemerintah Provinsi Jawa Timur, terdapat 5 proyek selesai, dengan nilai Rp 5,6 triliun; 2 proyek dalam tahap beroperasi/selesai sebagian, dengan nilai Rp 373,9 miliar; 14 proyek dalam tahap Konstruksi, dengan nilai Rp 13,4 triliun, 96 Proyek dalam tahap penyiapan dengan nilai Rp 124,7 triliun; dan 101 proyek dalam tahap perencanaan dengan nilai Rp 149,1 triliun.(suko)


Kredit

Bagikan