Proyek Migas Kolibri Dimulai, Disperinaker Bojonegoro Belum Terima Data Naker

user
nugroho 10 Mei 2022, 21:05 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Proyek migas Kolibri di Desa Bondol, Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur sudah dikerjakan sejak Februari 2022 lalu. Namun, keterlibatan tenaga kerja (naker) dan pengusaha lokal belum ada datanya. Sebab, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) hingga kini belum menerima pemberitahuan terkait proyek migas Kolibri.

"Belum ada koordinasi terkait proyek migas Kolibri," kata Kabid Tenaga Kerja dan Transmigrasi Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Slamet.

Sehingga, untuk perekrutan tenaga kerja (naker) dan pelibatan perusahaan lokal belum diketahui karena tidak ada koordinasi. Juga, Slamet mengatakan, hingga saat ini belum ada surat pemberitahuan yang masuk.

Meski belum ada koordinasi dari Pertamina, Slamet meminta agar keterlibatan naker dan pengusaha lokal harus diprioritaskan. Hal tersebut karena proyek migas Kolibri berada di sekitar masyarakat.

"Maka harapannya masyarakat lokal dilibatkan terutama yang non skill," katanya, Selasa (10/5/2022).

Sementara itu, Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro Mochlasin Affan mengatakan, dalam waktu dekat akan segera berkoordinasi dengan Disperinaker Bojonegoro untuk membahas terkait proyek migas Kolibri.

"Karena saat ini DPRD Bojonegoro belum menerima perkembangan atau pemberitahuan proyek migas Kolibri," katanya.

Afan, sapaan akrabnya, menegaskan pelibatan tenaga kerja lokal menjadi prioritas untuk mencegah terjadinya gejolak sosial di masyarakat. Sebab, jika persoalan sosial muncul akan sulit untuk diselesaikan. Karena proyek migas Kolibri ini berada di sekitar masyarakat dan pasti akan ada dampak lingkungan serta sosial.

"Dan jangan sampai melibatkan pemerintah daerah ketika hanya muncul persoalan. Sehingga koordinasi dan perekrutan naker lokal sangat penting dilakukan," pungkas Politikus Partai Demokrat itu.(jk)

Kredit

Bagikan