Pipa Jargas Bocor, DPRD Bojonegoro Minta Keamanan Ditingkatkan

user
nugroho 10 Mei 2022, 20:18 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Peristiwa kebocoran pipa jaringan gas bumi untuk rumah tangga (jargas) di Dusun Samben, Desa Mojodelik, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat sorotan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) setempat. Wakil rakyat meminta kontraktor pelaksana proyek dan pengelola Jargas lebih meningkatkan keamanan dan keselamatan masyarakat.

"Tentu saya prihatin ya, karena dampak kebocoran jargas itu kan mengganggu warga setempat," kata Wakil Ketua Komisi B DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto kepada SuaraBanyuurip.com, Selasa (10/05/2022).

Sigit mendorong kepada pihak yang bertanggung jawab atas konstruksi jargas untuk lebih meningkatkan keamanan jaringan dan keselamatan masyarakat.

"Kami sayangkan adanya kebocoran jargas ini. Maka kepada Ditjen Migas kami juga meminta ada pengawasan yang lebih ketat pada proyek strategis nasional ini," ujar Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Bojonegoro.

Politikus dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 meliputi Kecamatan Dander, Bojonegoro, Kapas, dan Trucuk itu  mendorong kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bojonegoro untuk turut serta mengawasi dan mengontrol jargas yang saat ini sudah dinikmati oleh warga Bojonegoro. Agar keselamatan warga penerima jargas terjaga.

"Kepada DLH sebagai pengawasan lokal, saya minta bersama pihak terkait lebih bisa mengedepankan fungsinya," tandas Sigit.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala DLH Bojonegoro, Hanafi melalui Kepala Seksi Pengaduan dan Penataan Hukum DLH Kabupaten Bojonegoro, Insiyah Watiningsih mengatakan, bahwa pihaknya belum mendapat aduan resmi saat disinggung perihal kebocoran pipa jargas di Desa Mojodelik. Sehingga belum bisa menentukan tindakan yang akan diambil.

DLH Bojonegoro, lanjut dia, selama ini telah melakukan pengawasan reguler terhadap proyek Jargas.

"Kalau pengawasan reguler tetap kita lakukan, untuk kejadian kebocoran jargas kita bisa bertindak setelah Tim DLH turun kelapangan. Karena kami baru tahu informasi kejadian tersebut," pungkasnya.

Sebelumnya, warga Dusun Samben mengaku mengalami mual dan pusing akibat mencium bau seperti telur busuk dari kebocoran pipa jargas. PT Hutama Karya (HK), pelaksana proyek Jargas langsung melakukan perbaikan pipa bocor setelah mendapat laporan dari warga.(fin)


Kredit

Bagikan