Kelola PI Blok Cepu, BPH Setor Rp 63 Miliar ke Pemkab Blora

user
samian 24 April 2022, 22:01 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, PT Blora Patragas Hulu (BPH) mampu menambah pendapatan kas daerah. Tahun 2022 ini BPH mampu setor Rp 63 miliar dari usaha tahun 2021 lalu.

Besaran pemasukan ini lebih tinggi dibanding setoran yang dilakukan pada tahun 2021 sebesar Rp 54 miliar.

Direktur Utama BPH Heri Slamet Hariyadi mejelaskan, pendapatan itu telah disetorkan beberapa waktu lalu. Yakni setelah melalui beberapa tahapan. Termasuk audit dan pemeriksaan dari BPK (Badan Pemeriksa Keuangan).

Jumlah yang disetorkan tersebut, menurut dia, 97% dari laba bersih yang sesuai dengan Perda Kabupaten Blora nomor 20 tahun 2019 tentang perusahaan perseroan daerah PT Patragas Hulu.

"Iya, itu sudah laba bersih. Sisa 3% untuk perusahaan," jelasnya.

Untuk diketahui, sejak berdiri tahun 2005 lalu BPH hanya mengelola hak Participating Interest (PI) bagi daerah yang masuk dalam wilayah kerja pertambangan (WKP) Minyak dan Gas Bumi (Migas) Blok Cepu.

Dengan adanya Blora masuk dalam WKP Blok Cepu, sesuai dengan PP 35 Tahun 2004 dan PP. No. 34 Tahun 2005 tentang  kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumiz. Aturannya hak pengelolaan PI bagi daerah yang masuk dalam WKP Migas dikelola oleh BUMD.

Maka berdasarkan Peraturan perundang-undangan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Blora mengeluarkan Perda No 11 Tahun 2005 tentang Pembentukan dan Pendirian PT. BPH Kabupaten Blora untuk mengelola hak PI sebesar 2,182% yang diundangkan tanggal 10 Agustus 2005 lalu.

Dalam hal ini, Pemkab Blora hanya mendukung pendirian PT BPH sebagai syarat pendirian perusahaan. Sejak berdiri sampai dengan saat ini Pemkab Blora hanya melakukan penyertaan modal sebagai syarat pembentukan Perseroan Terbatas (PT) sebesar Rp 500 juta.

Tidak ada sektor usaha lain selain pengelolaan PI pada project Blok Cepu. Lantaran tidak mencukupi modal cukup untuk melakukan investasi, PT BPH menggandeng investor  PT. Anugrah Bangun Sarana Jaya (ABSJ), untuk melakukan penyertaan modal (PI).(ams)

Kredit

Bagikan