Pelatihan Operator Scaffolding di PPSDM Migas untuk PDSI

user
nugroho 19 April 2022, 21:05 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) dan PT Pertamina Drilling Services Indonesia (PDSI) mengadakan pelatihan Operator Scaffolding. Pelatihan ini akan dilanjutkan dengan sertifikasi di LSP PPSDM Migas dengan tujuan memberikan pengetahuan dan teori praktis di bidang operasi scaffolding.

Ferry Purwo Saputro, salah seorang pengajar pelatihan ini memberikan informasi tentang beberapa materi diberikan selama dua hari pelatihan pada Senin (11/4/2022). Yaitu Peraturan Perundang – undangan, K3 Industri Migas, Pengetahuan Scaffolding, dan Rancang Bangun Scaffolding.

“Kami menekankan bahwa setiap personel harus menguasai kompetensi Scaffolding untuk menghindari bahaya di tempat kerja. Bahaya di tempat kerja itu sendiri dimaknai dengan bahan, keadaan, lingkungan, daya dan makhluk hidup di tempat kerja yang mempunyai kemampuan untuk menimbulkan gangguan ataupun bahaya. Asal bahaya bisa dari manusia, lingkungan (baik itu alam maupun buatan), peralatan, serta bahan atau material," ungkapnya.

"Sedangkan klasifikasi tempat bahaya dimulai dari Zona (0) yaitu daerah yang secara terus – menerus terdapat udara berbahaya. Zona (1) yaitu suatu daerah yang dalam kondisi normal terdapat udara yang berbahaya. Terakhir adalah Zona (2) yaitu suatu daerah yang dalam kondisi tidak normal dapat terdapat udara yang berbahaya,” lanjut Ferry.

Untuk meningkatkan safety dalam prosesnya, Scaffolding dan komponennya harus diperiksa untuk mengethaui adanya kerusakan oleh orang yang berkompeten sebelum dilkaukan pekerjaan dan setelah terjadi peristiwa yang bisa memengaruhi kekuatan kompone scaffolding.(adv/suko)


Kredit

Bagikan