Rencana Pengembangan Migas Pad C Sukowati, Pemdes Banjarsari Belum Terima Sosialisasi

user
nugroho 09 April 2022, 03:44 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Pengembangan sumur migas baru Pad C Sukowati di Dusun Karang, Desa Banjarsari, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akan dimulai 2024 mendatang. Namun, pemerintah desa (Pemdes) belum menerima sosialisasi terkait penggunaan lahan.

"Sampai sekarang belum ada perkembangan apapun terkait Pad C Banjarsari," kata Fatkhul Huda Kepala Desa Banjarsari.

Dia mengatakan, belum ada sosialisasi lebih lanjut dari Pertamina mengenai pengembangan sumur di Banjarsari ini. Baik lokasi titik koordinat maupun penggunaan lahan.

Salah satu pemilik lahan di Banjarsari, Khoirul Anam mengatakan, belum ada sosialisasi dari Pertamina sampai saat ini apakah menggunakan tanah warga atau tanah kas desa (TKD). Sebab, sebelumnya pengembangan sumur di Banjarsari ini direncanakan menggunakan lahan warga.

"Rencana itu waktu pendataan yang dilakukan lima tahun lalu," katanya, Jumat (8/4/2022).

Namun, setelah ada pergantian pimpinan di Pertamina keputusan menggunakan tanah warga diubah yakni menggunakan TKD. Padahal, warga sangat setuju dan mempermudah jika pengembangan sumur migas Pad C di Banjarsari menggunakan tanah warga.

"Sebenarnya saya sebagai warga pemilik lahan sangat setuju jika menggunakan tanah warga," kata warga Banjarsari itu.

Dia berharap, pengembangan sumur migas Pad C Banjarsari menggunakan tanah warga. Karena, menurut pendataan awal akan menggunakan tanah warga.

"Kalau soal harga tanah nanti ya sesuai peraturan dan harus saling menguntungkan," katanya.

Sebelumnya, proses pengembangan sumur baru Pad C Sukowati di Desa Banjarsari, sudah mencapai tahap pengujian tanah. Sebab, proses ini untuk memastikan kondisi kontur tanah di lokasi pengeboran sumur minyak.

Pengujian tanah ini, dilakukan untuk pembangunan infrastruktur Pad C Sukowati Banjarsari. Terutama, lanjut dia, tanah yang digunakan untuk akses menuju lokasi titik pengeboran pengembangan sumur minyak baru.

Untuk diketahui, pengembangan sumur Pad C Sukowati akan menyedot minyak di bawah Alun-alun dan Pendapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro. Teknisnya dengan cara melakukan pengeboran miring dari Dusun Karang sejauh sekitar 1,5 kilometer.

Pipa akan ditanam di bawah Sungai Bengawan Solo dengan kedalaman sekitar 30 meter. Pengeboran pipa berada di kedalaman sekitar 10.000 MD atau bawah tanah.

Ada seluas 47.500 meter persegi atau 4,7 hektar lahan milik 21 warga yang akan dibebaskan untuk penyiapan tapak sumur.

Sumur Pad C Sukowati berdasarkan studi awal bisa berproduksi 4 ribu hingga 5 ribu barel per hari (bph) dari sembilan sumur. Dengan usia produksi  7 sampai 8 tahun.(jk)


Kredit

Bagikan