Tahun 2022, Subholding Upstream Pertamina Targetkan Bor 813 Sumur Pengembangan

user
nugroho 07 April 2022, 20:58 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Jakarta - PT Pertamina Hulu Energi (PHE), Subholding Upstream Pertamina akan mengebor 813 sumur pengembangan di tahun 2022 ini. Target itu lebih masif dibandingkan dengan 2021 lalu, yakni sebanyak 350 sumur pengembangan yang telah dibor.

Direktur Utama Pertamina Hulu Energi Budiman Parhusip, mengatakan realisasi kinerja di sektor hulu Pertamina cukup baik di 2021 lalu. Namun, di tahun ini wilayah kerja Pertamina berupaya melakukan program yang lebih masif untuk meningkatkan target produksi.

"Baik domestik dan internasional itu meningkat hampir mencapai 15 persen. Yakni kami akan menargetkan total produksi sebesar 1.047 MBOEPD pada 2022 ini," katanya, saat rapat dengar pendapat bersama Komisi VII DPR RI, Rabu (6/4/2022).

Dia mengatakan, target produksi minyak dan gas tersebut lebih masif dibandingkan 2021 lalu yakni sebesar 897 MBOEPD. Juga di tahun ini jumlah sumur pengembangan yang akan dibor meningkat dua kali ekplorasi.

"Di tahun 2021 sebanyak 350 sumur pengembangan telah dieksplorasi dan tahun ini ditargetkan 813 sumur pengembangan. Sementara untuk realisasi sumur eksplorasi ada 12 sumur pada 2021 lalu. Dan tahun ini ditargetkan 29 sumur eksplorasi," katanya.

Peningkatan yang cukup masif ini tentu sejalan dengan kenaikan harga minyak. Sehingga, lanjut dia bisa memastikan bahwa produksi migas nasional bisa meningkatkan cadangan.

"Juga bisa kami tingkatkan dan operasi pengelolaan sumber ini tentu terus-menerus harus kita upayakan agar tetap cost-effective. Dan artinya upaya yang kami lakukan di tahun 2021 untuk melakukan pengelolaan dengan efektif akan memberikan gambaran realisasi akhir 2022 mendatang," katanya.

Dia mengatakan, produksi minyak  meningkat sekitar 117 persen dibandingkan dengan 2021 lalu. Juga jumlah produksi gas  2022 ini dibandingkan dengan 2021 yaitu sebesar 2634 MMSCFD atau 101 persen.

"Dibandingkan dengan tahun lalu sebesar 2615 MMSCFD. Sehingga ada pencapaian yang cukup baik di awal 2022," katanya.

Sementara, pencapaian estimasi cadangan mencapai 30 juta barel setara minyak (BOE). Namun, perusahaan sampai saat ini masih dalam tahap evaluasi. Dan tahun ini Pertamina menargetkan penambahan cadangan migas hingga 755 juta BOE. Sementara tambahan sumber daya mencapai 222 juta BOE.

"Juga ada penemuan dua sumur pertama berlokasi di sumur eksplorasi Manpatu-1x. Dan sumur kedua di Sumur Eksplorasi Sungai Gelam Timur-001 (SGET-001) yang berada di sekitar Field Jambi," katanya.

Sehingga, dengan tambahan cadangan minyak dan gas serta program yang sangat cukup besar masih dan optimasi dilakukan di 2022 ini. Dan untuk menjamin bahwa memastikan target bisa dicapai dan meningkatkan produksi Pertamina akan meningkatkan rencana kerja ukur dan well service.

"Juga mencoba mengakses beberapa rencana kerja yang kami programkan di 2023 mendatang," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan