Pemerintah Pastikan Stok BBM dan LPG Aman Menjelang Ramadan

user
nugroho 31 Maret 2022, 12:34 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Jakarta - Pemerintah memastikan stok BBM dan LPG menjelang bulan ramadan berada di level aman. Stok BBM masih 56 hari kedepan, dan stok LPG sebanyak 382.818 MTon, dengan coverage days 16,4 hari.

"Secara umum berdasarkan kondisi stok dan coverage days kondisi penyaluran BBM dan LPG berada di level aman," papar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Tutuka Ariadji saat Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi VII DPR.

Tutuka kemudian merinci stok BBM. Kondisi stok BBM dan coverage days BBM nasional PT Pertamina (Persero) untuk Bensin RON 88 sebanyak 344.347 KL (26,3 hari), Bensin RON 90 sebanyak 1.157.229 KL (15,7 hari), Bensin RON 92 sebanyak 927.137 KL (25,9 hari); Solar CN 48 sebanyak 1.900.922 KL (23,2 hari), Bensin RON ≥ 95 sebanyak 47.969 KL (56,6 hari), Solar CN 53 sebanyak 29.212 KL (23,4 hari), Kerosene sebanyak 73.536 KL (54,5 hari), dan Avtur sebanyak 306.960 KL (39,1 hari).

"Sedangkan stok LPG sebanyak 382.818 MTon, dengan coverage days 16,4 hari.," ujar Tutuka.

Pria yang pernah menjabat Kepala PPSDM Migas menjelaskan upaya pengendalian penyaluran BBM jenis Solar JBT dengan mengambil beberapa langkah strategis. Antara lain telah terbitnya Kepmen ESDM No 45.K/HK.02/SJN.H/2022 tanggal 24 Januari 2022 tentang Tim Gugus Tugas Pengawasan Penyediaan dan Pendistribusian BBM, serta melaksanakan koordinasi dan pengawasan bersama antara Ditjen Migas, Tim BPH Migas dan Pertamina di beberapa daerah yang terjadi antrean/kelangkaan Solar.

Upaya lainnya adalah melakukan monitoring stok bahan bakar migas melalui pemantauan langsung ke command center atau berupa laporan harian dari Pertamina ke Ditjen Migas, meminta Pertamina melakukan koordinasi dengan aparat yang berwenang untuk pengamanan penyaluran Solar JBT.

"Selain itu, meminta Pertamina agar berkoordinasi dengan Pemerintah daerah terkait," kata Dirjen Migas.(suko)


Kredit

Bagikan