Solar Langka, Antrean Panjang di SPBU Bojonegoro

user
nugroho 25 Maret 2022, 19:18 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Joko Kuncoro

Bojonegoro - Antrean kendaraan di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Desa Kalianyar, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengular. Kendaraan roda empat maupun kendaraan penumpang itu antre untuk mengisi bahan bakar minyak jenis solar.

Pantauan suarabanyuurip.com, antrean panjang kendaraan seperti truk dan pick up memanjang hingga jalan raya. Satpam juga mengatur kendaraan memasuki area SPBU agar tidak terjadi kemacetan.

Salah satu supir pick up Joni mengatakan, kesulitan untuk mencari bahan bakar jenis solar. Sebab, saat mengisi bahan bakar pick up miliknya pasti solar mengalami kekosongan.

"Kalau kosong saya harus rela bolak-balik mencari SPBU yang masih memiliki stok bahan bakar jenis solar. Tadi habis dari SPBU Balen ternyata kosong akhirnya ke Kalianyar sini," katanya, Jumat (25/3/2022).

Dia mengatakan, bahan bakar minyak jenis solar susah dicari atau kosong terjadi semenjak seminggu lalu. Tentu ini, menyulitkan karena sebentar lagi sudah memasuki Ramadhan.

"Harapannya bahan bakar jenis solar lancar dan mudah didapatkan," katanya.

Sopir truk di SPBU Jalan Veteran, Tejo mengatakan tidak kesulitan mendapatkan bahan bakar minyak jenis solar. Karena saat mengisi bahan bakar baik di SPBU Jalan Veteran dan Desa Kalianyar tidak pernah kosong.

"Namun, di SPBU Balen sepi, mungkin solar sedang kosong," katanya, kepada suarabanyuurip.com.

Sementara itu, secara nasional, solar subsidi memang menjadi perhatian Pertamina. Pjs. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting, mengatakan pihaknya akan terus memastikan stok dan menjamin terjaganya proses distribusi di lapangan dengan maksimal.

“Stok Solar subsidi secara nasional di level 20 hari dan setiap hari stok ini sekaligus proses penyaluran ke SPBU terus dimonitor secara real time. Namun perlu diketahui secara nasional per Februari penyaluran Solar subsidi telah melebihi kuota sekitar 10 persen," jelas Irto.

Ia mengimbau pelaku industri dan masyarakat menggunakan BBM diesel non subsidi seperti Dexlite dan Pertamina Dex.(jk)

Kredit

Bagikan