Survei 2D Vibroseis, Batuan Vulkanik Bojonegoro Diketahui Masuk Formasi Paciran

user
nugroho 19 Maret 2022, 20:54 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Survei Kebumian 2D Vibroseis sub-vulkanik Jawa oleh Pertamina Hulu Energi (PHE) yang menyasar 25 desa di lima kecamatan di Kabupaten, Jawa Timur berakhir hari ini, Sabtu (19/3/2022). Dari survei tersebut telah memberikan gambaran hasil sementara pada bawah lapisan batuan vulkanik di wilayah Bumi Angling Dharma - sebutan lain Bojonegoro - mayoritas merupakan formasi paciran.

Untuk diketahui, ciri pengenal dari formasi ini adalah batugamping terumbu, berwarna putih abu-abu, masif, seringkali dolomitan, terdiri dari jalinan ganggang, koral, foraminifera besar, dan organisme pembentuk terumbu lainnya. Fenomena formasi ini adalah terbentuknya goa-goa dan sungai di bawah tanah yang terbentuk karena karstifikasi.

Formasi Paciran sendiri di area Cekungan Jawa Timur belum terbukti menjadi reservoir migas. Namun proses karstifikasi di Formasi Paciran ini dapat dianalogikan ke reservoir yang terbukti di Cekungan Jawa Timur ini.

"Di Bojonegoro ini mayoritas adalah formasi paciran. Tapi ada juga formasi Bulu, Ngrayong dan Tawun," ujar Pemimpin Kegiatan Survei Kebumian PHE, Erwan Cahya Dewa kepada suarabanyuurip.com, Jumat (18/3/2022) kemarin.

Dijelaskan hasil dari penelitian kebumian ini nantinya akan diserahkan kepada Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk dikaji.

"Kita hanya sebagai pelaksana program dari pemerintah," ujar pria asli Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Survei kebumian ini menggunakan mobil truk vibroseis sebagai sumber gelombang yang diteruskan ke bawah permukaan sehingga tidak menimbulkan dampak lingkungan atau ramah lingkungan. Tujuannya untuk mendapatkan gambaran, citra, foto lapisan bawah permukaan terutama pada area di bawah lapisan batuan vulkanik di sepanjang wilayah yang dilewati.

"Gambaran sederhananya, penelitian ini tidak jauh beda dengan pemeriksaan ultrasonografi atau USG. Salah satu metode paling akurat dan umum digunakan untuk memeriksa kenampakan dan kondisi janin atau bayi pada ibu hamil," jelasnya memberikan ilustrasi.

Erwan menuturkan area penelitian kebumian 2D Vibroseis sub-vulkanik Jawa meliputi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dengan panjang lintasan 1. 000 kilo meter, meliputi 29 Kabupaten dan Kotamadya, 193 kecamatan dan 743 desa. Kegiatan tersebut telah dimulai sejak Akhir Januari, dan ditarget selesai pada Juni 2022.

Untuk area Jawa Timur mencakup Kabupaten Ngawi, Madiun, Kota Madiun, Nganjuk, Jombang, Kediri, Kota Kediri, Tulungagung, Pasuruan, Kota Pasuruan, Malang, Kota Malang, Probolinggo, Kota Probolinggo, Lumajang, Jember, Bojonegoro dan Ponorogo.

Untuk Kabupaten Bojonegoro, Erwan melanjutkan ada 25 desa di 5 kecamatan yang menjadi sasaran survei kebumian 2D Vibroseis sub-vulkanik Jawa. Yakni Kecamatan Kasiman, Margomulyo, Ngraho, Padangan dan Purwosari.

Analis Eksplorasi dan Eksploitasi, Sekretariat Daerah (Setda) Bidang Perekonomian dan Sumber Daya Alam, Wiega Bagus Andrianto menambahkan, survei kebumian 2D Vibroseis ini untuk mengumpulkan data potensi yang ada di bentang Jawa Barat hingga Jawa Timur di daerah pegunungan aktif.

"Potensi yang ditawarkan ini tidak hanya migas, tetapi juga potensi panas bumi dan lain-lain," pungkasnya.(suko)




Kredit

Bagikan