Skema KPBU Wacana Baru Pengembangan Jargas di Bojonegoro

user
samian 17 Maret 2022, 19:17 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Arifin Jauhari

Bojonegoro - Proyek Strategis Nasional (PSN) Jaringan Gas Bumi (Jargas) untuk Rumah Tangga di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sebanyak 10.000 sambungan telah selesai dan telah memasuki tahapan Gas In.

Dimana 10.000 sambungan rumah (SR) yang diberikan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) melalui PT Pertamina Gas Negara (PGN) kepada warga Bojonegoro itu melalui skema hibah.

Selain skema hibah, kini terdapat wacana pengembangan Jargas di Bojonegoro melalui skema baru. Salah satunya ialah skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU).

Analis Eksplorasi Dan Eksploitasi Migas Bagian Perekonomian Dan Sumber Daya Alam (SDA) Pemkab Bojonegoro, Weiga Bagus Andrianto mengatakan, penyediaan Jargas rumah tangga ini rencananya akan diteruskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui skema KPBU.

KPBU ini, lanjut Weiga, artinya biaya pembangunan awal ditanggung oleh badan usaha terlebih dahulu, yang nantinya biaya pengembaliannya dari pemerintah secara bertahap.

"Rencananya pengembangan akan dilakukan tahun 2023. Agar pemerintah tidak terbebani," katanya kepada SuaraBanyuurip.com, Kamis (17/3/2022).

Selain melalui KPBU, lanjut Weiga, dalam pemasangan Jargas juga terdapat skema yang dikembangkan langsung oleh PGN. Dimana dalam skema itu jaringannya dibangun oleh PGN. Masyarakat yang akan memasang langsung membayar biaya pemasangan sambungan dan tarif gasnya. Hal ini berbeda dengan yang subsidi pada skema hibah.

"Skema pengembangan PGN ini target sasarannya adalah masyarakat menengah ke atas. PGN juga sudah melakukan sosialisasi di kompleks Perumda, dan Ledok Kulon. Termasuk juga melihat pasar di Bojonegoro. Jika memang dirasa ekonomis bisa dilaksanakan," lanjutnya.

Untuk diketahui, GM SOR 3 PT PGN, Muhammad Arif, ketika hadir dalam Ceremonial Gas-In di Desa Beged, Kecamatan Gayam beberapa waktu lalu menyatakan, Gas-In menjadi tolak ukur keberhasilan PSN Jargas rumah tangga KESDM menuju total target 4 juta SR di seluruh wilayah Indonesia. Bojonegoro sebagai salah satunya.

"Para pelanggan yang akan menikmati layanan PGN sebagian besar adalah rumah tangga tarif golongan 1 di harga Rp4.250 per meter kubik. Selebihnya rumah tangga golongan 2 di tarif Rp6.000," pungkasnya.(fin)

Kredit

Bagikan