PPSDM Migas Latih ASN Kementerian ESDM Tentang Geologi Minyak

user
nugroho 01 Maret 2022, 21:50 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendapat pelatihan tentang ilmu petroleum geology atau geologi minyak bumi di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas). Para peserta mendapatkan materi tentang geologi minyak, proses eksplorasi dan produksi hingga reservoir batuan karbonat terumbu.

Petroleum geology adalah salah satu cabang ilmu geologi untuk mengetahui adanya cadangan minyak bumi yang berada di dalam perut bumi sehingga nantinya dapat dieksplorasi dan diproduksi.

Pelatihan tentang petroleum geology dilaksanakan pada Senin (21/2/2022). Pelatihan diselenggarakan selama tiga hari.

Abdul Wakid, pemimpin pelatihan menjelaskan tentang tujuan dan materi apa saja yang diperoleh selama mengikuti pelatihan.

“Peserta telah banyak mendapatkan materi berupa Cekungan Sedimen, Petroleum System, Basic Eksplorasi Migas, Overview Migas di Indonesia, dan Analisis Data Bawah Permukaan (Interpretasi & Korelasi, Peta Bawah Permukaan dan Perhitungan Volumetrik) dengan tujuan agar peserta mampu memahami pengetahuan mengenai geologi perminyakan,” ungkapnya.

Selain itu, Abdul Wakid melanjutkan pelatihan tersebut juga membeberkan tahapan kegiatan usaha hulu migas sesuai dengan kontrak kerja yaitu tentang kegiatan eksplorasi yang meliputi Geological & Geophysical, Seismic and Survey, Exploratoty Drilling dan Other Facilities. Setelah eksplorasi maka akan memasuki tahapan eksploitasi dengan diadakannya pengembangan yang meliputi Development Drilling, Reservoir Studies, Completion, Drilling Operation dan Well Equipment.

"Yang terakhir adalah proses produksi yang meliputi Production Operations, Production Facilities, Technical Services, General and Administration dan Transportations,” tuturnya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan ini juga membahas adanya reservoir batuan karbonat terumbu.

“Pelatihan ini sangat menarik karena peserta juga mendapatkan materi tentang terumbu (reef) yang dapat merupakan batuan reservoid yang sangat penting. Terumbu terdiri dari suatu kerangka koral, ganggang, dan sebagainya yang tumbuh dalam laut yang bersih, berenergi gelombang tinggi dan mengalami banyak pembersihan sehingga rongga – rongga antaranya khususnya menjadi sangat bersih,” tutupnya.


Kredit

Bagikan