Tingkatkan Produksi, Pertamina Bor Sumur Eksplorasi BDA-2X

user
nugroho 01 Maret 2022, 18:42 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncor

Ogan Komering Ulu - Regional Sumatera Zona 4 Subholding Upstream Pertamina agresif meningkatkan produksi migas pada 2022 ini. Yakni dengan melakukan pengeboran sumur eksplorasi BDA-2X. Pengeboran berlokasi di Desa Merbau, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

General Manager Zona 4 Subholding Upstream Pertamina, Agus Amperianto, mengatakan, sumur BDA-2X merupakan sumur eksplorasi pertama yang dibor oleh Zona 4 di tahun ini. Pemboran sumur ini bertujuan membuktikan keberadaan dan sebaran migas di area baru.

"Sumur eksplorasi berbeda dengan sumur pengembangan, dimana sumur pengembangan dibor pada struktur yang telah terbukti cadangan migasnya, dengan tujuan untuk meningkatkan produksi," kata Agus.

Dia mengatakan, Regional Sumatera Zona 4 menargetkan dapat menemukan cadangan migas baru melalui sumur eksplorasi BDA-2X. Dan juga berupaya meningkatkan produksi migas, di antaranya melalui pengeboran sumur pengembangan.

"Serta memanfaatkan teknologi untuk implementasi enhanced oil recovery (EOR). Di awal tahun 2022, kami telah mengebor lima sumur pengembangan, yaitu KRG-PA1/Limau, BNG-A2/Adera, TMB-PA/Prabumulih, PMN-E/Prabumulih, dan KRG-PA2/Limau,” kata Agus, Selasa (1/2/2022).

Agus menjelaskan, program kerja yang masif dan agresif diakui merupakan salah satu strateginya sebagai upaya meningkatkan produksi migas Zona 4 Regional Sumatera. Implementasi ini sejalan dengan semangat SUMATERA (SUstainable, MAssive, To grow, Efficient, Resilient, Aggressive) yang digadang oleh Pertamina Hulu Rokan (PHR) sebagai Regional Sumatera.

Sementara itu, Kepala Perwakilan SKK Migas Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel), Anggono Mahendrawan, mengatakan SKK Migas dan KKKS akan melakukan upaya-upaya untuk meningkatkan produksi migas, khususnya di wilayah Sumbagsel.

“Saya mengapresiasi KKKS PHE Ogan Komering atas pelaksanaan pengeboran sumur eksplorasi BDA-2X, semoga berhasil menemukan cadangan migas baru sesuai dengan harapkan kita bersama. Sehingga dapat berkontribusi dalam upaya mencapai target produksi minyak 1 juta barel per hari dan gas bumi 12 miliar standar kaki kubik per hari pada tahun 2030,” kata Anggono.

Juga, Zona 4 Regional Sumatera Subholding Upstream Pertamina berupaya memenuhi target produksi migas tahun 2022 yang ditetapkan pemerintah, yaitu minyak 23.700 barel per hari (BOPD) dan gas 498 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

"Target ini dicapai dengan rencana kerja sumur yaitu 41 sumur pengembangan, 4 sumur eksplorasi, 41 sumur workover, serta melakukan well services-well intervention sebanyak 934 sumur," katanya.(jk)

Kredit

Bagikan