Aktivitas Kolibri Meningkat, Potensi Ganggu Arus Lalin Ngambon-Tambakrejo

user
samian 01 Maret 2022, 14:09 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Sami'an Sasongko

Bojonegoro - Aktivitas sumur minyak dan gas bumi (Migas) Kolibri yang bersentra di Kecamatan Ngambon, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, kini mulai meningkat meski belum maksimal.

Meningkatnya aktivitas di proyek Kolibri berpotensi mengganggu arus Lalu Lintas (Lalin) warga masyarakat. Utamanya pengguna poros Kecamatan Ngambon-Tambakrejo. Karena belum adanya flagman yang mengatur arus Lalin saat kendaraan pengangkut material datang di lokasi proyek Kolibri.

Terbukti sebuah dump truk pengangkut material proyek sedang membongkar pasir dilokasi jalan utama masuk sumur Migas Kolibri persis dekat poros Ngambon-Tambakrejo, Selasa (01/03/2022).

Akibatnya kelancaran Lalin terganggu. Karena pengguna jalan baik dari arah Timur maupun Barat harus berhenti sendiri tanpa di atur oleh flagman.

"Ya terganggu, Pak. Karena harus berhenti dulu. Apalagi lokasinya dibukitan, dari arah Timur nanjak pun sebaliknya. Pengendara dari Timur maupun Barat tidak tahu, jadi potensi rawan kecelakaan karena tidak ada flagman yang mengatur," ujar salah satu pengendara motor, Rudi, yang mengaku hendak mengirim barang di Pasar Taji Tambakrejo, kepada SuaraBanyuurip.com.

Diharapkan perusahaan yang terlibat di proyek sumur migas Kolibri segera menempatkan flagman agar arus lalulintas tidak terganggu.

"Mudah-mudahan segara ada flagmannya. Sehingga arus lalulintas berjalan lancar. Selain itu, hal-hal yang tidak diinginkan bersama tidak terjadi," imbuhnya.

Sementara Humas Pertamina EP Asset 4 Zona 11, Angga Aria, dikonfirmasi terkait hal tersebut hingga berita ini diturunkan belum memberikan jawaban.

Diberitakan sebelumnya, bahwa pengerjaan proyek Migas Kolibri ini dilaksanakan oleh PT. Laser Jaya Sakti (LJS), kontraktor Pertamina Eksplorasi dan Produksi (PEP) Asset 4 Zona 11.(sam)

Kredit

Bagikan