Staf Ahli Menteri ESDM Beri Pandangan Baru Pengelolaan Migas di Wilayah Perbatasan

user
nugroho 23 Februari 2022, 07:48 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) memberikan pandangan baru pengelolaan migas di wilayah perbatasan. Sebab, migas menjadi SDA yang dapat menjadi pendukung sistem pertahanan nasional.

Staf Ahli Menteri ESDM Bidang Ekonomi Sumber Daya Alam (SDA) Sampe L Purba mengatakan, sumber kekayaan alam di perbatasan termasuk minyak dan gas (Migas) adalah sumber daya yang bisa sewaktu-waktu difungsikan sebagai komponen pendukung dalam sistem pertahanan nasional.

"Oleh karenanya diperlukan paradigma baru dalam kebijakan pengelolaan migas di wilayah perbatasan negara," katanya, dikutip dari Instragram humasskkmigas.

Menurut Sampe, ada tiga pertanyaan kunci yang merupakan fokus dan tujuan penelitian. Pertama, yaitu terkait dengan posisi geostrategi wilayah perbatasan Aceh di ujung Selat Malaka sebagai gerbang kawasan Asia Pacific menuju wilayah Lautan Hindia.

"Kedua, mengenai potensi sumber daya alam migas di wilayah yang frontier (terpencil) di lepas pantai dikaitkan dengan fasilitas pendukung yang telah tersedia di darat," katanya Sampe.

Selanjutnya pilihan kebijakan publik untuk menjembatani sudut pandang kepentingan investor yang konkrit dan mikro. Juga, kepentingan pemerintah yang berdimensi lebih luas dan makro dalam perspektif pertahanan negara di wilayah perbatasan.(jk)

Kredit

Bagikan