Kampus ITS Jajaki Kerja Sama dengan PPSDM Migas

user
nugroho 04 Februari 2022, 11:08 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) siap menjadi mitra strategis tidak hanya bagi industri di subsektor minyak dan gas bumi, tetapi juga bagi pengembangan Sumber Daya Manusia di Perguruan Tinggi.

Hal itu terbukti dengan adanya kunjungan penjajakan kerja sama dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang diterima secara langsung oleh Subkoordinator Kerja Sama dan Pengembangan, Natalia Maharani dan timnya di Ruang Rapat Patra 1 Gedung PPSDM Migas pada Rabu (2/2/2022).

Salah satu dosen dari Departemen Teknik Instrumentasi Fakultas Vokasi ITS, Totok menjelaskan mengenai tujuan kunjungan ini untuk mendapatkan informasi mengenai PPSDM Migas. Sebab pihaknya wajib memberikan ijazah dan sertifikat kompetensi untuk menyatakan mahasiswa itu telah kompeten.

"Kami di sini ingin mendapatkan informasi tentang alur untuk bisa mengikuti sertifikasi kompetensi Instrumentasi Level 1, 2 dan Pengawas itu seperti apa. Tahun ini kami meluluskan mahasiswa dari program D4 dan kami wajib untuk memberikan sertifikasinya dari LSP yang terlisensi dari BNSP,” jelasnya.

Selain itu, Totok melanjutkan dengan adanya program dari Menteri, program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yaitu mengadakan program magang yang tidak hanya magang. Akan tetapi nanti mahasiswa ITS bisa lebih mendevelop kemampuannya.

"Yang ke-3, kita mendapatkan funding fund dari Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi untuk mengembangkan sebagai mitra untuk mengembangkan keilmuan kami para dosen yang dapat berupa sertifikasi kompetensi Instrumentasi,” tambahnya.

Dalam paparannya, Santi Oktaviani, salah satu Tim Marketing PPSDM Migas menjelaskan bahwa PPSDM Migas telah menjadi mitra strategis bagi para perguruan tinggi.

“Kami telah bermitra dengan Sekolah dan Perguruan Tinggi dalam pengembangan SDM untuk konsentrasi kemigasan. Baik itu untuk pendamipangan kompetensi mata kuliah di Perguruan Tinggi, tempat magang dan juga terbuka lebar untuk tempat Uji Kompetensi di LSP PPSDM Migas,” jelas Santi.

Pada diskusi tersebut, Subkoordinator Kerja Sama dan Pengembangan PPSDM Migas, Natalia Maharani menjelaskan contoh kerja sama PPSDM Migas dengan Universitas lain.

“Sebagai contoh dari universitas Trisakti dan Bhayangkara dari Teknik Perminyakan juga telah bekerja sama dengan kami jadi sistemnya mereka melakukan PKL di tempat kami dengan diikuti pelatihan dengan sebelumnya kami (antara PPSDM Migas dengan Trisakti dan Ubhara) melakukan analisis gap kompetensi sehingga dari pelatihan tersebut dapat dijadikan pendamping kompetensi mata kuliah. Dan diakhiri oleh sertifikasi kompetensi,” ungkapnya.

Diskusi pada hari itu membahas potensi sertifikasi kompetensi baik untuk dosen dan mahasiswa serta kemungkinan potensi kerja sama untuk membuka Tempat Uji Kompetensi (TUK) LSP PPSDM Migas.(adv/suko)


Kredit

Bagikan