PPSDM Migas Sukses Selenggarakan Progam Pelatihan Gratis untuk Masyarakat

user
nugroho 04 Februari 2022, 09:07 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Pelatihan program bantuan masyarakat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang telah dibuka pada 10 sampai dengan 28 Januari 2022 lalu, telah berlangsung dengan sukses. Pelatihan diselenggarakan oleh PPSDM Migas yang dilanjutkan dengan program sertifikasi mulai 31 Januari itu telah resmi ditutup pada hari Rabu (2/2/2022).

Penutupan dihadiri oleh Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Blora, Endro Budi Darmawan; Kepala Bidang Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bojonegoro, Slamet serta Kepala Seksi Pelatihan dan Produktivitas Tenaga Kerja, Rochana.

Kementerian ESDM melalui PPSDM Migas berperan aktif dalam meningkatkan sumber daya manusia (SDM) kepada masyarakat tertentu. Salah satunya mengadakan diklat masyarakat yang diperuntukan untuk masyarakat dari daerah penghasil dan atau daerah yeng menyelenggarakan kegiatan bidang ESDM.

Selain itu program pelatihan gratis ini juga diperuntukkan untuk masyarakat dari daerah 3 T (Terdepan/terluar, Terpencil dan Teringgal).

Wakil Bupati Blora, Tri Yuli Setyowati mengucapkan selamat kepada seluruh peserta pelatihan Operator Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3), Operator Pesawat Angkat Unit Rigger dan Operator Pesawat Angkat Unit Forklift.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Kementerian ESDM melalui PPSDM Migas atas terselenggaranya program ini dan kami berharap kegiatan ini dapat terus ada di masa yang akan datang untuk ikut memajukan SDM local. Tak lupa saya ucapkan selamat kepada seluruh peserta pelatihan karena telah lulus pelatihan dan sertifikasi dengan sangat baik dari PPSDM Migas. Tentunya tidak berhenti sampai di sini, saya berharap agar adek-adek dapat terus mengupgrade skill agar siap terjun langsung di lapangan kerja,” harap Wakil Bupati.

Sebagai informasi 6 peserta pelatihan berasal dari Kabupaten Indramayu Jawa Barat, 5 orang dari Kabupaten Blora dan 4 orang dari Kabupaten Cilacap Jawa Tengah, 6 orang dari Kabupaten Sumenep, 3 peserta dari Kabupaten Tuban dan 5 orang dari Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. Selain itu, terdapat 4 orang peserta berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang dan 2 peserta dari Lhokseumawe. Dari pulau Sumatera terdapat 4 peserta dari Jabung Tanjung Barat Jambi, serta dari Riau terdiri dari 2 peserta dari Rokan Hilir, 2 orang dari Bengkalis, 2 orang dari Kampar dan 2 peserta dari Dumai.

Ditambah lagi 4 peserta dari Natuna, Kepulauan Riau dan 8 peserta dari Prabumulih Sumatera Selatan. Dari Pulau Kalimantan terdiri dari 4 peserta berasal dari Balikpapan, 4 peserta dari Tarakan dan 6 peserta dari Tabalong. Tak hanya itu, pelatihan ini juga diikuti oleh 7 orang peserta dari Seram Bagian Barat, serta 4 peserta dari Kepulauan Aru Maluku. Yang terakhir adalah 7 orang peserta dari Teluk Bintuni dan 9 orang peserta dari Sorong Papua Barat.

Koordinator Pelaksana Pengembangan SDM FX. Yudi Triyanto Mewakili Kepala PPSDM Migas Cepu Waskito Tunggul Nusanto, menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan tersebut berlangsung dengan lancar.

“Pelatihan ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan keterampilan sumber daya manusia khususnya di bidang minyak dan gas bumi, Kementerian ESDM membuat program pelatihan dan sertifikasi untuk meningkatkan kompetensi pengembangan SDM masyarakat,” jelasnya.

Dikatakan, adanya pelatihan dan sertifikasi tersebut akan sangat bermanfaat nantinya dalam menghadapi dunia kerja.

“Salah satu langkah penting untuk memastikan kompetensi seseorang melalui pelatihan khusus dan kepemilikian sertifikasi kompetensi. Dengan adanya sertifikasi maka keahlian sesorang dibidangnya telah terbukti,” paparnya membacakan sambutan Kepala PPSDM.

Menurutnya, memiliki sertifikat menjadi salah satu cara utama untuk membutikan bahwa seseorang memilki potensi dan profesional di bidang tersebut. Ia berharap, pelatihan ini dapat memberikan manfaat dan sebagai awal untuk para peserta yang telah dilatih ini untuk menjadi tenaga kerja yang handal dan kompeten.

“Ilmu yang kalian dapat semoga bermanfaat, begitu kalian pulang ke daerah masing-masing, bisa diserap industri sesuai bidang dan keahlian masing-masing,” pungkasnya.(adv/suko)


Kredit

Bagikan