PT ADS Siap Investasi Pengembangan 7 Sumur di Lapangan Minyak Banyu Urip

user
nugroho 11 Januari 2022, 21:32 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com -  Joko Kuncoro

Bojonegoro - PT Asri Dharma Sejahtera (ADS), BUMD Bojonegoro, Jawa Timur berencana berinvestasi pengembangan tujuh sumur minyak di lapangan Banyu Urip, Blok Cepu. Rencananya, usulan itu akan disampaikan di rapat umum pemegang saham (RUPS) pada 19 Januari mendatang. Nilai investasi sekitar Rp 135 miliar, yang terbagi empat tahun kedepan.

"Pengembangan tujuh sumur lokasinya masih sama yakni di Lapangan Banyuurip," kata Lalu. M Syahril Majidi, Presiden Direktur PT ADS.

Dia mengatakan, jika usulan ini disahkan tentu badan usaha milik daerah (BUMD) sebagai pengelola akan menanggung investasinya. Besaran investasinya, sekitar Rp 135 miliar akan dibagi selama empat tahun kedepan hingga 2024 mendatang.

"Tahun ini investasi awal sebesar Rp 11 miliar.  Selanjutnya pada tahap kedua Rp 40 miliar, dan tahap ketiga mencapai Rp 60 miliar. Sementara untuk, sisanya akan diinvestasikan di 2024," katanya, Selasa (11/1/2021).

Menurut dia, PT ADS berkewajiban menanggung dana investasi, meski keputusan pengesahan usulan ini belum pasti. Sebab, masih menunggu RUPS bersama pemkab dan pemegang saham yang akan diadakan 19 Januari 2022 mendatang.

Namun, untuk pembagian deviden juga masih menunggu penetapan SKK Migas. Biasanya, penetapannya tidak sesuai jadwal misalnya di beberapa tahun lalu ada di awal Juli dan Mei.

"Sementara, untuk terkait pembagian hasil nantinya agar dirundingkan antara pemkab dan investor. Yakni terkait pengelolaan partisipating interest," jelasnya.

Sebelumnya, Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro, Lasuri menyarakan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) agar tidak menggandeng swasta atau pihak ketiga dalam investasi penambahan pengeboran sumur baru di Lapangan Banyu Urip. Alasannya, tambahan investasi pengeboran sumur baru ini di luar perjanjian kerja sama penyertaan modal (Participating Interest/PI) yang dilaksanakan PT ADS dengan PT Surya Energi Raya (SER).

Selain itu, lanjut dia, Bojonegoro memiliki modal untuk membiayai investasi sendiri. Dengan begitu, keuntungan yang akan diperoleh ADS lebih besar sehingga dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD).

"Bojonegoro mampu untuk itu. Mumpung APBD Bojonegoro sekarang ini besar," tegas politisi PAN itu.(jk)

Kredit

Bagikan