Pemkab Bojonegoro Pesimis BUMD Bisa Bangun Kilang Mini

user
samian 29 Agustus 2018, 20:30 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Kepala Bagian Perekonomian Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Rahmat Djunaidi, mengaku, pesimis atau tidak yakin atas rencana Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) yang akan membangun kilang mini.

"Kita lihat saja, perusahaan sebesar PT Tri Wahana Universal (TWU) saja bisa tutup kok kilangnya, apalagi BUMD," kata pria berkacamata minus ini kepada Suarabanyuurip.com saat ditemui di kantor DPRD Bojonegoro, Rabu (29/8/2018).

Menurutnya, untuk membangun kilang mini membutuhkan dana yang sangat besar. Melihat kemampuan keuangan BUMD sekarang ini, belum tentu bisa mewujudkan rencana tersebut.

"Setelah ngurus izin mendirikan bangunan itu butuh modal besar. Tidak cukup berhenti disitu," tandasnya.

Pria ramah ini mengaku, semua itu bukan wewenang Pemerintah Kabupaten (Pemkab) untuk menentukan keberlanjutan pembangunan kilang mini. Kedepan, menunggu instruksi dari Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk menentukan nasib kilang mini di Bojonegoro.

"Ya tinggal bupati terpilih nanti, dilanjutkan atau tidak. Kita tidak punya wewenang apa-apa," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direjtur Operasional PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) Tonny Ade Irawan, mengaku, sekarang ini proses pembangunan kilang mini sedang ditunda.

"Pokoknya, kita pending dulu," ujarnya singkat.(rien)

Kredit

Bagikan