Puncak Konstruksi J-TB Butuh 1.700 Naker

user
samian 28 Desember 2017, 21:05 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.comRirin Wedia

Bojonegoro - Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengungkapkan, kebutuhan untuk tenaga kerja (Naker) J-TB baik skill (memiliki keterampilan) maupun unskill (tidak memiliki keterampilan) sejumlah 1.700 orang.

Jumlah tersebut terhitung dari awal hingga puncak konstruksi proyek rekayasa, pengadaan dan konstruksi fasilitas pemrosesan gas (Engineering, Procurement and Constructions – Gas Processing Facility/ EPC-GPF), Jambaran-Tiung Biru (J-TB) yang akan dikerjakan oleh PT Rekayasa Industri (Rekind).

"Itu untuk kebutuhan sampai puncak konstruksi nanti," kata Kepala Disperinaker, Agus Suprianto, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (28/12/2017).

Saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro mulai mengakomodir kebutuhan tenaga kerja tersebut berkoordinasi dengan operator J-TB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC), dan PT Rekind. Apa saja jenis pekerjaan dan berapa yang saat ini diperlukan.

"Bisa diakses di website kami, atau Matohkarir.com untuk kebutuhannya," jelas Agus.

Menurutnya, jumlah kebutuhan tenaga kerja di J-TB tidak sebesar di Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, yang mencapai 4000-5000 tenaga kerja. Bahkan dalam dua sampai tiga bulan kebutuhan tenaga kerja lokal hanya beberapa orang saja.

"Paling dalam tiga atau bulan lima kedepan hanya sepuluh orang yang direkrut nantinya," pungkasn Agus.(rien)

Kredit

Bagikan