Jalan Blok Cepu Perlu Perbaikan

user
nugroho 11 Desember 2011, 01:28 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - Winarto

Kondisi jalan menuju Lapangan Migas Banyuurip – Jambaran, Blok Cepu, kian memprihatinkan. Aspal jalan banyak terkelupas (kerowok) dan retak mulai Desa Sumengko, Kecamatan Kalitidu hingga menuju lokasi sumur minyak Banyuurip dan pertigaan Dusun Gledekan Desa Mojodelik, Kecamatan Ngasem.

Dari pantauan dilapangan, jalan sepanjang 7,9 kilo meter (KM) lebih itu sudah lama tidak dilakukan perwaatan sejak dibangun 2009 lalu. Begitu juga jalan sepanjang hampir 4 km mulai perempatan pasar Desa Gayam – pertigaan Dusun Gledekan, Desa Mojodelik, yang dibangun tahun 2008 silam.

Diduga konstruksi jalan tersebut kurang memadai. Padahal jalan utama yang menghubungkan beberapa desa sekitar pemboran itu kerap dilalui kendaraan besar pengangkut alat-alat pemboran. Akibatnya, badan jalan banyak yang retak dan aspalnya terkelupas bahkan sampai kerowok seperti kubangan karena tidak mampu menahan beban yang melebihi kekuatan jalan.

“Ini kalau tidak segera diperbaiki sangat membahayakan pengguna jalan terutama yang naik motor,” kata Rusmadi ketika di ditemui di warung Mbak Sum sebelah utara Pasar Desa Gayam.

Dia mencontohkan, seperti kondisi jalan di dekat gudang penyimpanan alat berat milik PT. Bangkit Bangun Sarana (BBS), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bojonegoro, di Desa Katur, Kecamatan Kalitidu, kondisinya lumayan rusak. Jalan itu kerowok sedalam 5 cm dengan lebar setengah meter lebih.

“Terlebih malam hari sangat berbahaya sekali bila tidak hati-hati. Karena tidak ada lampu penerangan disepanjang jalan ini,” tuturnya.

Rusmadi berharap, agar Operator Blok Cepu, Mobil Cepu Limited (MCL) segera memperbaiki dengan menambal sulam bagian jalan yang rusak. Sebab dengan kondisi musim penghujan seperti sekarang ini membuat jalan banyak kubangan air dan licin.

“Apalagi banyak anak sekolah yang naik motor,” pungkasnya.

Kredit

Bagikan