ASN KESDM Dilatih Equipment Failure Analysis and Remaining Life Assessment di PPSDM Migas

user
nugroho 14 Juli 2022, 11:00 WIB
untitled

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Blora - Equipment Failure Analysis and Remaining Life Assessment untuk bahan korosi dan material menjadi sebuah kebutuhan bagi manusia. Dalam perkembangannya bahan-bahan alam bisa diolah sehingga bisa menghasilkan kualitas bahan yang lebih tinggi.

Untuk mendukung pemahaman itu, maka Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM MIGAS) mengadakan Pelatihan Equipment Failure Analysis and Remaining Life Assessment untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) yang dilaksanakan pada Senin (11/07/22).

Djodi Budi Sambodo, sebagai pemateri pada Pelatihan Equipment Failure Analysis and Remaining Life Assessment menjelaskan berbagai jenis materi untuk tiga hari ke depan.

"Dalam struktur bahan dan korosi adanya berbagai struktur yang ada seperti struktur subatonik yang ditinjau dari susunan elektron, level atom yang ditinjau dari pengaturan atom atau molekul satu sama lain dan adanya mikroskopik dari kumpulan grup atom. Selain itu adanya makroskopik dari struktur yang bisa dilihat tanpa kaca mata apapun," ungkapnya.

Kemudian ia juga menjelaskan mengenai korosi. Dikatakan, korosi berarti kerusakan atau penghancuran material karena adanya reaksi kimia dengan lingkungan sekitar.

"Salah satu penyebab terjadinya korosi adalah serangan kimia terhadap logam jika bahan tersebut terkena gas yang mengandung oksigen, asam atau garam," jelasnya.

Selain itu Pelatihan Equipment Failure Analysis and Remaining Life Assessment dilengkapi dengan materi lainnya seperti Metode Inspeksi Berdasarkan Mekanisme Kerusakan Pada Peralatan, Fitness For Service dan juga Alur Pekerjaaan Analisis Kegagalan.(adv/suko)

Kredit

Bagikan